Dokter Paru: Batuk dan Gatal Tenggorokan Gejala Umum Omicron

Selain batuk dan gatal tenggorokan, demam juga menjadi salah satu gejala umum Omicron namun sedikit jumlahnya.
SHARE
Dokter Paru: Batuk dan Gatal Tenggorokan Gejala Umum Omicron
SOLOPOS.COM - Ilustrasi batuk. (Freepik)

Solopos.com, SOLO-Dokter spesialis paru RSUP Persahabatan, Erlina Burhan, mengatakan gejala umum yang ditemukan pada pasien Covid-19 varian Omicron yang dirawat di rumah sakit pemerintah tersebut berupa batuk dan gatal tenggorokan.

“Gejala yang umum mirip dengan gejala yang sering kita baca yang disampaikan CDC [Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS], paling banyak gejala adalah batuk dan nyeri tenggorok juga gatal tenggorokan. Ini adalah gejala yang khas Omicron,” kata Erlina dalam forum diskusi melalui zoom yang diikuti di Jakarta.

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Selain batuk dan gatal tenggorokan, demam juga menjadi salah satu gejala umum Omicron namun sedikit jumlahnya. Erlina menjelaskan, dari sebagian besar pasien yang dirawat di RSUP Persahabatan hanya sekitar 20 persen yang demam, berbeda dengan varian Delta dimana gejalanya 90 persen mengalami demam. “Memang Omicron ini menunjukkan data bahwa virus berkembang di saluran napas atas, itu makanya gejala hanya ringan saja,” katanya seperti dikutip dari Antara pada Jumat (28/1/2022).

Baca Juga: Omicron Merebak, Ganjar Imbau Warga Tidak Gelar Perayaan Imlek 2022

Dari pasien yang dirawat tidak ada yang sesak dan tidak butuh oksigen, yang menunjukkan tidak ada kerusakan paru. Meski ringan, namun apabila mengalami batuk dan sakit tenggorokan serta ada riwayat kontak dengan pasien Covid-19, tidak perlu menunggu demam segera lakukan tes.

Apabila tanpa gejala dan tanpa penyakit penyerta atau komorbid maka cukup melakukan isolasi mandiri di rumah dengan tata cara isolasi yang sama seperti varian sebelumnya.

Varian Omicron berbeda dengan varian Covid-19 sebelumnya, antara lain bergejala ringan bahkan tanpa gejala, namun penularannya lebih cepat yaitu hampir lima kali lipat dan dapat “menyelinap” menghindari antibodi yang terbentuk.

Sejumlah studi mengungkapkan bahwa gejala Covid-19 varian Omicron tidak jauh berbeda dengan gejala Covid-19 pada umumnya. Namun, penelitian lebih lanjut tentang Covid-19  varian Omicron masih perlu dilakukan untuk memastikan hal ini.

Baca Juga: Pakar: BA.2 Merupakan Subvarian Omicron Terbaru

Mengutip Alodokter.com, Jumat (28/1/2022), ada beberapa gejala  varian Omicron yang penting untuk Anda kenali, di antaranya:

– Demam
– Batuk
– Pilek
– Badan terasa lelah
– Sakit kepala
– Sakit tenggorokan
– Nyeri otot
– Gangguan pencernaan, misalnya mual, muntah, dan diare

Baca Juga: WHO Ungkap Penyebab Varian Omicron Lebih Cepat Menular

Pada Covid-19  varian Omicron juga berisiko menimbulkan gejala khas Covid-19  lain, seperti gangguan indra penciuman (anosmia) atau perasa (ageusia). Pada kasus tertentu, Covid-19  varian Omicron bisa menimbulkan gejala yang lebih berat, seperti sesak napas.  Namun, gejala ini lebih mungkin terjadi pada kelompok berisiko tinggi, seperti lansia, orang yang belum mendapatkan vaksin Covid-19, atau orang yang menderita penyakit komorbid.

 



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago