Doa Ketika Terjadi Gunung Meletus, Agar Terhindar dari Bahaya

Berikut ini terdapat bacaan doa yang bisa dilafalkan ketika ada bencana alam gunung meletus menurut ajaran Islam, agar terhindar dari bahaya.
Doa Ketika Terjadi Gunung Meletus, Agar Terhindar dari Bahaya
SOLOPOS.COM - Ilustrasi Gunung Meletus. (Instagram/@lawuviasingolangu)

Solopos.com, SOLO — Di bawah ini terdapat doa ketika terjadi gunung meletus agar terhindar dari segala bentuk bahaya menurut ajaran Islam.

Islam mengajarkan ketika berada dalam situasi bahaya, manusia tidak hanya diminta untuk menyelamatkan diri, tetapi juga memohon kepada Allah SWT agar diberikan perlindungan.

Permohonan kepada Allah SWT bisa diucapkan melalui doa, yang menjadi usaha spiritual untuk berlindung kepada Allah dari bahaya, termasuk saat terjadinya bencana alam.

Baca Juga:  Harga Tanah Gentan Sukoharjo vs Colomadu Karanganyar, Mahalan Mana?

Sementara itu, bagi manusia yang tertimpa bencana alam gunung meletus bisa membaca doa-doa di bawah ini yang Nahdlatul Ulama peroleh dari kita Al-Azkar karya Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi.

Dikutip dari situs resmi NU, adapun doanya ada dua, yakni doa pencegahan atau memohon perlindungan dari bahaya serta doa yang sudah atau sedang tertimpa musibah.

Baca Juga:  Harga Tanah di Solo Lebih Ngeri Lagi Lur, Capai Rp65 Juta/M2

Doa Ketika Gunung Meletus

1. Doa Memohon Perlindungan dari Bahaya

Doa pertama yang bisa dibaca ketika terjadi gunung meletus adalah doa memohon perlindungan dari bahaya, yang bunyinya sebagai berikut.

Allaahumma innii a‘uudzubika minal hadmi wa a‘uudzubika minat taraddii wa a‘uudzubika minal gharaqi wal haraqi wal harami wa a‘uudzubika an yatakhabbathanisy syaithaanu ‘indal maut wa ‘auudzubika an amuuta fii sabiilika mudbiran wa a‘uudzubika an amuuta ladiighan.

Baca Juga: Ada Peristiwa Mistis 1970 di Balik Asal Usul Makamhaji Sukoharjo

Artinya: Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari reruntuhan (longsor), dan aku berlindung pada-Mu dari tergelincir, dan aku berlindung pada-Mu dari tenggelam (banjir), terbakar, dan tak berdaya. Dan aku berlindung pada-Mu apabila syetan menjerumuskan padaku ketika akan mati, dan aku berlindung pada-Mu apabila mati dalam keadaan berbalik arah dari jalan-Mu (murtad), dan aku berlindung pada-Mu apabila mati karena disengat. (HR Abu Daud)

Doa lain yang juga bisa dibaca rutin setiap hari adalah, bismillaahil ladzii laa yadlurru ma‘asmihi syaiun fil ardli wa laa fis samaa-I wa huwas samii‘ul aliim.

Baca Juga:  Mitos Larangan Menikah Anak Pertama dengan Ketiga, Ada yang Percaya?

Artinya: Dengan menyebut nama Allah yang bersama nama-Nya sesuatu di bumi dan di langit tak dapat memberikan mudarat (bahaya). Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Pengetahui.

Jika doa di atas bisa dibaca setiap pagi dan petang sebanyak tiga kali, niscaya akan terbebas dari bahaya apa pun.

Baca Juga:  Biodata Ribka Sugiarto, Pebulutangkis Berprestasi Asli Karanganyar

2. Doa Bagi yang Tertimpa Musibah

Doa selanjutnya yang bisa dibaca ketika terjadi gunung meletus adalah sebagai berikut.

Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji‘un. Allaahumma ajirnii fii mushiibatii wa akhlif lii khairan minhaa.

Artinya: Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sungguh hanya kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, karuniakanlah padaku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berilah aku ganti yang lebih baik daripadanya.

Baca Juga:  Cukai Naik 11 Persen, Harga Rokok Bakal Naik di 2022?


Berita Terkait
    Promo & Events
    Honda Motor Jateng
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago