Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Djuminten Dolan, Program Latih Kemandirian Pasien ODGJ di RSJD Solo

Bertujuan meningkatkan kemandirian kesehatan ODGJ dan ketahanan ekonomi pasien
SHARE

Solopos.com, SOLO — Rumah Sakit Jiwa Daerah atau RSJD Solo menggelar kegiatan Dinten Jumat Dodol Lan Ketemuan¬†atau Djuminten Dolan Spektakuler, Rabu (15/6/2022) pagi.

Djuminten Dolan merupakan kegiatan pemberdayaan pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang bertujuan meningkatkan kemandirian kesehatan ODGJ dan ketahanan ekonomi pasien.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

Baca Juga: Kisah Pasien RSJD Solo Mampu Berdikari Hingga Biayai Kuliah Sang Adik

Program ini diikuti khususnya oleh pasien rawat jalan. Para pasien yang telah selesai masa rawat inapnya diajak berjualan berbagai produk makanan seperti nasi goreng, risol mayo, martabak, pastel, bakso goreng, pakaian, dan merchandise hasil produksi mereka.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, dan Mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo tampak hadir di acara tersebut.

Dalam kunjungannya, Ganjar juga sempat mengobrol dengan Nur, salah satu pasien RSJD Solo yang menjadi peserta Djuminten Dolan. Nur berjualan bakso kuah dan bakso bakar.

Baca Juga: Wah, Pasien RSJD Solo Dilatih Mandiri dengan Jualan Produk

Ganjar berharap Djuminten Dolan RSJD Solo bisa berkembang lebih baik lagi. Harapan tersebut tentunya harus didukung pelatihan, praktik, dan penyediaan fasilitas bagi pasien. Ia mempersilakan para tenaga RSJD Solo untuk berkomunikasi dan berkoordinasi baik dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo ataupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita
Part of Solopos.com
Punya akun? Silahkan login
Daftar sekarang...
Support - FaQ
Privacy Policy
Tentang Kami
Kontak Kami
Night Mode