Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Diuji Coba, JLK Wonogiri Butuh Rambu-Rambu Lalu Lintas

Ada beberapa catatan dari Dishub pada uji coba JLK ini, salah satunya adalah dibutuhkannya rambu-rambu lalu lintas.
SHARE
Diuji Coba, JLK Wonogiri Butuh Rambu-Rambu Lalu Lintas
SOLOPOS.COM - Uji coba Jalan Lingkar Kota (JLK) Wonogiri, tepatnya di Jembatan Nusantara Kecamatan Selogiri, Wonogiri, Kamis (7/10/2021). (Istimewa/dok)

Solopos.com, WONOGIRI—Jalan Lingkar Kota (JLK) Wonogiri membutuhkan sejumlah rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan para pengguna jalan. Hal ini menjadi evaluasi pada uji coba laik jalan penggunaan JLK pada Kamis (7/10/2021).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Wonogiri, Waluyo, mengatakan uji coba JLK berjalan lancar tanpa ada insiden. Menurutnya, uji coba berlangsung pukul 07.00 WIB hingga 10.00 WIB.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

“Sedangkan kendaraan yang boleh melintas adalah angkutan barang seperti truk dan juga bus antarkota antarprovinsi [AKAP] kecuali bus jurusan Pacitan-Solo. Rutenya melewati JLK, dari Bulusulur, Pencil, dan Krisak. Panjang rute itu hampir 16 kilometer [km],” ujar dia, kepada wartawan, Kamis.

Baca Juga: Hindari Pinjol & Bank Plecit, BUM Desa Wonogiri Bisa Beri Kredit Lunak

Waluyo menjelaskan uji coba ini dilakukan lintas sektoral bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Satuan Lalu Lintas Polres Wonogiri. Nantinya, hasil evaluasi uji coba tersebut menjadi bahan kajian yang dilaporkan pada Bupati Wonogiri.

Selain itu, ada beberapa catatan dari Dishub pada uji coba JLK ini. Salah satunya adalah dibutuhkannya rambu-rambu lalu lintas untuk dipasang di JLK demi keselamatan pengguna jalan yang melintas.

Ia mencontohkan perlunya rambu-rambu lalu lintas di titik persimpangan jalan. Saat uji coba, tim gabungan melakukan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik persimpangan.

Baca Juga: Kasus Gantung Diri karena Pinjol di Wonogiri, Jekek: Meresahkan

Bagaiman pun rambu-rambu ini penting untuk panduan pengguna jalan yang hendak menuju ke tempat tertentu. Misalnya, rambu jalan turunan, tanjakan, dan lain-lain.

“Rambu-rambunya paling penting itu di area rawan longsor di JLK, yakni di jalur belakang Mapolres Wonogiri,” imbuh dia.

Seperti diketahui, tebing tanah di lokasi tersebut longsor sudah beberapa kali. Bahkan, kejadian longsor tersebut sempat menutup sebagian badan jalan. Pihaknya bersyukur uji coba JLK berjalan lancar.

Baca Juga: 2 Kali Sehari, Operasi Yustisi Klaten Sasar Objek Wisata hingga Hotel

Di sisi lain, terkait pemasangan traffic light atau lampu lalu lintas di titik rawan kecelakaan, pihaknya belum bisa memastikan. Dalam hal ini, Dishub akan melakukan pembahasan lebih lanjut dengan organisasi perangkat daerah (OPD) lain.

“Hasil uji coba dan sebagai bahan evaluasi kami rembug dengan OPD lain. Dengan demikian, nantinya akan ada keputusan kajian bersama,” ungkap dia.

Sebelumnya, Kasatlantas Polres Wonogiri, AKP Marwanto, menambahkan pihaknya menjaga lokasi pengamanan yang sudah ditentukan pada saat uji coba JLK. Hal ini terutama pada persimpangan jalan.

Baca Juga: Umbul Pengging Boyolali Dibuka Lagi, Kapasitas 25 Persen

“Selama uji coba tidak ada pengalihan jalan. Namun demikian, kendaraan seperti bus dan truk dibelokkan agar melintas di JLK untuk keperluan uji coba,” jelas dia.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode