Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Ditunjuk Jadi Komisaris PT KAI, Begini Kata Mangkunegara X

Ditunjuk sebagai Komisaris PT KAI, begini kata Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo (KGPAA Mangkunegara X).
SHARE
Ditunjuk Jadi Komisaris PT KAI, Begini Kata Mangkunegara X
SOLOPOS.COM - Bhre Cakrahutomo, pemimpin Mangkunegaran Solo bergelar KGPAA Mangkunagoro X. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Ditunjuk sebagai Komisaris PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo (KGPPA Mangkunegara X) mengaku siap menyukseskan program-program strategis dari perusahaan transportasi pelat merah itu.

Menteri BUMN, Erick Thohir menunjuk Mangkunegara X sebagai Komisaris PT KAI tertuang dalam Surat Keputusan Menteri BUMN No. SK-173/MBU/08/2022 dan SK-174/MBU/08/2022 tanggal 15 Agustus 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Kereta Api Indonesia (KAI).

PromosiGelaran B20 di Jawa Timur Fokus pada Rantai Pasok UMKM

“Sebagai Komisaris PT KAI, saya siap turut menyukseskan program-program strategis PT KAI,” terang dia, dilansir Antara.

Mangkunegara X meminta dukungan kepada masyarakat agar amanah dalam menjalankan tugas sebagai Komisaris PT KAI. “Harapannya KAI dapat makin dekat dengan masyarkat dan generasi muda sebagai solusi ekosistem transportasi terbaik untuk Indonesia,” tambah dia.

Baca Juga: Selamat! Bhre Cakrahutomo Mangkunegara X Ditunjuk Jadi Komisaris PT KAI

Pada kesempatan itu, Mangkunegara X tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Erick Thohir atas kepercayaannya untuk menjabat Komisaris PT KAI.

“Terima kasih kepada Bapak Menteri BUMN dan jajaran atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepada saya,” ucap pria lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia itu.

Baca Juga: Kenapa Ada Upacara Penurunan Bendera 17 Agustus? Ternyata Ini Alasannya

Sebagai informasi, Pura Mangkunegaran dengan KAI terjalin hubungan yang harmonis sejak dulu. Bahkan, Mangkunegara IV merupakan pihak yang pertama kali mencetuskan ide pembangunan Stasiun Solo Balapan dan Stasiun Purwosari, yang kala itu merupakan daerah kekuasaan Pura Mangkunegaran.

Bukan hanya itu saja, Pura Mangkunegaran pernah merevitalisasi Stasiun Solo Balapan di masa kepemimpinan Mangkunegara VII. Kala itu, Pura Mangkunegaran menggaet arsite asing, Thomas Karsten untuk membangun kembali Stasiun Solo Balapan.

Baca Juga: Pedagang Daging Anjing di Bali Tinggal 11, Solo Berapa?



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode