Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Ditemukan Meninggal di Kebun Kopi, Bocah di Magelang Diduga Dibunuh

Bocah 13 tahun yang ditemukan meninggal di kebun kopi di Magelang diduga merupakan korban pembunuhan.
SHARE
Ditemukan Meninggal di Kebun Kopi, Bocah di Magelang Diduga Dibunuh
SOLOPOS.COM - Ilustrasi jenazah. (Freepik)

Solopos.com, MAGELANG — Bocah laki-laki berusia 13 tahun yang mayatnya ditemukan di kebun kopi Desa Baleagung, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Kamis (4/8/2022) siang, diduga merupakan korban pembunuhan. Dugaan itu berasal dari penemuan sejumlah luka di tubuh bocah tersebut.

Hal itu diungkapkan Kapolres Magelang, AKBP Mochammad Sajarod Zakun, kepada awak media di Magelang, Jumat (5/8/2022). Sajarod Zakun mengaku mayat bocah berusia 13 tahun itu sudah dilakukan autopsi dan ditemukan sejumlah luka di tubunya, salah satunya di bagian pelipis.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

”Untuk sementara ini, kami duga adanya penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia. Namun, kita akan perdalam lagi terkait motif yang dilakukan oleh terduga pelaku,” ujar Kapolres Magelang, dikutip dari Murianews.com.

Kapolres Magelang mengungkapkan setelah ditemukan, mayat korban langsung dibawa ke rumah sakit di Muntilan untuk diautopsi. Hasil autopsi, korban terdapat luka akibat benda tumpul dan benda tajam pada bagian kepala dan kaki.

Sebelum ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, bocah berusia 13 tahun di Magelang itu sempat dilaporkan hilang sejak Rabu (3/8/2022). Perangkat desa tempat anak itu tinggal pun langsung melaporkan peristiwa hilangnya bocah itu ke polsek setempat.

Baca juga: Geger! Mayat Bocah 13 Tahun Ditemukan di Kebun Kopi Magelang

Aparat kepolisian kemudian melakukan pencarian terhadap bocah tersebut. Namun, ternyata bocah itu ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa di kebun kopi Desa Baleagung, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, pada Kamis siang sekitar pukul 14.00 WIB.

Mayat bocah itu pun langsung dibawa ke rumah sakit untuk autopsi. Proses autopsi pun memakan waktu sekitar empat jam mulai pukul 19.30 WIB hingga 23.45 WIB. Setelah autopsi selesai, bocah itu pun dibawa pulang ke rumah duka dan dimakamkan di tempat permakaman umum setempat pada Jumat dini hari.

 



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita
Part of Solopos.com
Punya akun? Silahkan login
Daftar sekarang...
Support - FaQ
Privacy Policy
Tentang Kami
Kontak Kami
Night Mode