Dispar Sleman: Hoax 35 Objek Wisata di DIY Sudah Buka

Beredar kabar di media sosial terkait 35 destinasi wisata di wilayah DIY dan sekitarnya yang sudah beroperasi, Dinas Pariwisata Sleman menyebut itu kabar bohong atau hoax.
Dispar Sleman: Hoax 35 Objek Wisata di DIY Sudah Buka
SOLOPOS.COM - Tangkapan layar kabar yang menyebutkan 35 destinasi wisata di DIY Jateng sudah beroperasi. (Istimewa)

Solopos.com, SLEMAN — Beredar kabar di media sosial terkait 35 Objek wisata di wilayah DIY dan sekitarnya yang sudah beroperasi, Dinas Pariwisata Sleman menyebut itu kabar bohong atau hoax.

Sebelumnya, sejumlah akun media sosial menyebarkan kabar 35 destinasi wisata di Jogja-Magelang sudah beroperasi sejak 22 September lalu. Sebanyak 27 destinasi berada di wilayah DIY dan delapan lainnya di wilayah Jawa Tengah.

Disebutkan destinasi wisata yang sudah mendapatkan izin untuk beroperasi. Seperti Tebing Breksi, Hutan Pinus, Candi Prambanan, Ratu Boko dan GL Zoo. Kemudian Jeep Lavatour Merapi, The Lost Wordl Castle, Mini Zoo dan sejumlah destinasi lainnya di DIY.

Baca juga: Saluran Irigasi Peninggalan Belanda Jebol, Ini Nasib Lahan Pertanian di Kulonprogo

Menanggapi kabar tersebut, Kepala Dispar Sleman Suparmono menegaskan jika informasi itu bohong (hoax). Dia menyebut, untuk wilayah Sleman baru tiga destinasi wisata yang baru mendapatkan izin untuk diujicobakan.

“Baru tiga objek wisata di Sleman yang mendapatkan izin uji coba dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Tebing Breksi, Merapi Park dan Ratu Boko. Lainnya belum,” kata Suparmono, Kamis (23/9/2021).

Untuk Tebing Breksi, lanjutnya, sudah diujicoba sejak pekan lalu dan Merapi Park ujicoba baru digelar Kamis pekan ini. Ratu Boko, uji coba baru akan dilakukan pada Jumat (24/9). “Jadi kalau ada informasi di luar tiga destinasi tersebut, saya pastikan itu informasi hoax,” terangnya.

Baca juga: Ganjil Genap Diberlakukan ke Tebing Breksi, 72 Kendaraan Diputar Balik

Uji Coba Objek Wisata

Dispar, lanjut dia, sudah meminta agar destinasi lainnya untuk menahan diri dan tidak beroperasi lebih dulu sebelum mendapatkan izin. Untuk pengawasan di lapangan, katanya, akan dilakukan oleh Satgas. Dia berharap agar pelaku wisata bersabar karena objek wisata akan dibuka secara bertahap

“Jadi tetap kami pantau. Kalau ada yang beroperasi sebelum mendapatkan izin, kami ingatkan. Kami berharap agar semua bisa bersabar,” katanya.

Hal senada disampaikan Kepala Dispar DIY, Singgih Raharjo. Ia menyatakan jika di DIY baru tujuh destinasi wisata yang mendapatkan izin uji coba dari Kemenparekraf. Tiga destinasi diujicoba beroperasi, yaitu Hutan Pinus Sari Mangunan, GLZoo dan Tebing Breksi.

Sementara empat destinasi wisata lainnya, sedang dilakukan ujicoba. Seperti Merapi Park, Candi Ratu Boko di Sleman dan Seribu Batu serta Hutan Pinus Pengger di Bantul. “Kami terus lakukan penataan dan siapkan seiring penurunan level PPKM. Kami berharap untuk destinasi lainnya bersabar. Tunggu sampai izin dari Kemenparekraf turun,” pintanya.

 

 

Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago