Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Disebut akan Naik 3 Kali Lipat, Harga Mi Instan Jadi Berapa?

Disebut-sebut terdampak naiknya harga gandum, berapa harga mi instan jika harganya naik hingga tiga kali lipat?
SHARE
Disebut akan Naik 3 Kali Lipat, Harga Mi Instan Jadi Berapa?
SOLOPOS.COM - Pekerja merapikan mi instan kemasan di Warung Abang Adek, Jakarta, Kamis (21/7/2022).(Antara/Rivan Awal Lingga)

Solopos.com, SOLO — Disebut-sebut terdampak naiknya harga gandum, berapa harga mi instan jika harganya naik hingga tiga kali lipat?

Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyebut lonjakan harga mi instan seakan tak bisa dihindari. Hal ini disebabkan oleh dampak perang berkepanjangan antara Rusia – Ukraina.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

“Belum selesai dengan masalah perubahan cuaca [climate change], kita dihadapkan Perang Ukraina-Rusia, dimana ada 180 juta ton gandum nggak bisa keluar, jadi hati-hati yang makan mi banyak dari gandum, besok harganya [naik] tiga kali lipat,” ujar Syahrul Yasin Limpo dalam webinar Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, seperti dikutip Solopos.com, Rabu (10/8/2022).

Sebagai informasi, Rusia dan Ukraina merupakan negara penghasil gandum terbesar di dunia. Keduanya menyuplai sekitar 30-40% dari kebutuhan gandum dunia. Akibat situasi perang yang tak menentu seperti saat ini, gandum pun menjadi langka sebab pasokan terhambat.

Tak hanya dari Rusia dan Ukraina, Indonesia juga mengimpor gandum dari negara lain seperti Australia.Namun karena pasokan bahan bakunya terbatas, harga mi instan di dalam negeri kemungkinan besar juga ikut naik.

Baca Juga: Harga Mi Instan Berpotensi Naik 3 Kali Lipat, Pengaruhi Inflasi?

Lantas berapa harga mi instan saat ini dan berapa harganya jika naik?

Dari penelusuran Solopos.com dari berbagai sumber, mi instan merek Indomie Bawang pada 12 Maret 2022 adalah Rp2.400 per bungkus.

Namun pada 1 Agustus 2022 mengalami kenaikan menjadi Rp2.700 per bungkus. Bahkan ada sejumlah toko kelontong di Kota Solo yang menjualnya dengan harga Rp3.000 per bungkus.

Harga yang kurang lebih sama juga berlaku di sejumlah ritel modern yang mematok harga mi instan kuah sekitar Rp3.000 per bungkus. Jika harga mi instan naik tiga kali lipat, harganya bisa mencapai Rp9.000 per bungkus.

Baca Juga: BI Ajak Pemda Gelar Operasi Pasar, Ini Tujuannya

Kemudian Indomie Kuah Rasa Ayam Bawang 1 dus isi 40 bungkus di bulan April 2022 masih dibanderol dengan harga Rp96.900. Artinya, jika per bungkus harganya adalah Rp2.422,5 atau jika dibulatkan Rp2.500.

Sementara itu, harga 1 dus Indomie Goreng isi 40 pada 12 Juli 2022 adalah Rp 105.000, namun per 6 Agustus harganya sudah naik jadi Rp112.000. Angka tersebut berbeda dibandingkan dengan harga April 2022, di mana mi instan Indomie Goreng saat itu banderol Rp103.900 per dus.

Sementara itu harga Mie Sedap milik Wings Group terpantau di situs Alfamart, lebih mahal dibandingkan Indomie, untuk Mie Sedap instant goreng dan goreng korean spicy chicken seharga Rp2.700. Adapun, mie kuah seharga Rp2.800 dan untuk varian cup, Mie Sedap mematok harga di kisaran Rp4.600 sampai Rp5.300.

Itulah ulasan tentang harga-harga mi instan saat ini yang untuk memperkirakan berapa harganya jika diprediksi naik tiga kali lipat.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode