Disdikpora Bantul Usulkan Gerakan Pasermas Lidi, Apa Maksudnya?

Disdikpora Bantul mengatakan, secara regulasi belum ada aturan yang mengatur keterlibatan masyarakat itu dalam dunia pendidikan.
Disdikpora Bantul Usulkan Gerakan Pasermas Lidi, Apa Maksudnya?
SOLOPOS.COM - Anak-anak SD Bantul Timur berfoto, Rabu (31/5/2016). Sekolah menekankan pendidikan olahraga sejak usia dini. (Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja)

Solopos.com, BANTUL — Disdikpora Bantul menilai peran serta masyarakat dibutuhkan dalam mendidikan anak-anak, untuk itu Gerakan Peran Serta Masyarakat Peduli Pendidikan (Pasermas Lidi) bakal digencarkan di Bantul.

Kepala Disdikpora Bantul, Isdarmoko menuturkan bila peran serta masyarakat terhadap pendidikan juga sangatlah penting. Namun secara regulasi belum ada aturan yang mengatur keterlibatan masyarakat itu dalam dunia pendidikan.

“Makanya kita akan memcoba untuk membuat semacam regulasi. Jadi apa peran masyarakat, bagaimana peran serta masyarakat, apa ketentuan-ketentuannya sehingga tidak disalahartikan yang berbeda-beda,” terangnya pada Junat (3/12/2021).

Baca juga: Dok! Disdikpora DIY Tidak Liburkan PTM Saat Libur Semester Ganjil

Isdarmoko berpendapat bila pedidikan akan maju bila ada peran serta kompoemen pendidikan yang aktif. “Jadi peran aktif dari komponen pendidikan, pemerintah, pemerintah daerah, kemudian masyarakat. Ini tanggung jawab bersama,” tandas Kepala Disdikpora Bantul.

Disebutkan Isdarmoko, program Pasermas Lidi di Bantul saat ini akan menjadi Propemperda. “Ini sudah ke pak Bupati, pak Bupati sudah menyurati DPRD untuk rancangan Perda ini,” ujarnya.

Masyarakat yang dimakaud dalam Pasermas Lidi diterangkan Isdarmoko memiliki spektrum yang luas. Tidak hanya keluarga dan tetangga, lembaga, instansi, komunitas hingga pekerja profesional pun punya andil dalam Pasermas Lidi ini.

Baca juga: Bupati Bantul Ingatkan Kolaborasi Tangani Covid-19 saat HKN ke-57

Isdarmoko mencontohkan, peran serta perusahaan dengan dana CSR-nya membuat kolam di sekolah. Kolam tersebut dijadikan sarana pelajaran sains hingga pendidikan karakter. Keterampilan budidaya ikan akan menjadi soft skill anak, sementara orang tua dapat mendukung dengan membeli hasil panen anaknya sebagai bentuk apresiasi dari kerja keras.

Kendati tengah diusulkan, mengingat prosesnya yang masih panjang regulasi Pasermas Lidi belum bisa ditetapkan dalam waktu dekat. Namun semangat gerakan tersebut menurut Isdarmoko bisa dilakikan sejak sekarang.

“Masih tahun depan, anggarannya memang belum ada. Karena pemangkasan anggaran jadi belum teranggarkan,” tukasnya.

 

 


Berita Terkait
    Promo & Events
    Honda Motor Jateng
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago