top ear
Dinyatakan Meninggal, Furqon Tiba-Tiba Bangkit Dari Kubur
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi makam. (Solopos-Dok)

Dinyatakan Meninggal, Furqon Tiba-Tiba Bangkit Dari Kubur

Kisah unik terjadi di India. Mohammad Furqon, 20,  bangkit dari kubur. Furqon membuat geger sebagian warga di India. Pemuda itu sebelumnya dinyatakan telah meninggal dunia oleh tim dokter, namun tiba-tiba bangun tepat di hari pemakamannya.
Diterbitkan Selasa, 9/07/2019 - 03:00 WIB
oleh Solopos.com/Newswire,
2 mnt baca -

Solopos.com, MUMBAI -- Kisah unik terjadi di India. Mohammad Furqon, 20,  bangkit dari kubur. Furqon membuat geger sebagian warga di India. Pemuda itu sebelumnya dinyatakan telah meninggal dunia oleh tim dokter, namun tiba-tiba bangun tepat di hari pemakamannya.

Sontak hal itu membuat para pelayat terkejut setelah jasad Mohammad Furqan tiba-tiba bangun saat prosesi pemakaman di Kota Lucknow di bagian India Utara. Dilansir Fox News dan Independent, Senin (8/7/2019), sebagaimana dikutip dari Suara.com, kejadian ini bermula ketika Furqon mengalami kecelakaan dan tidak sadarkan diri sejak 21 Juni 2019 lalu. 

Setelah dirawat selama sepekan, keluarga menyatakan sudah tidak lagi memiki dana untuk membayar perawatan Furqon.  Keluarga telah membayar ke rumah sakit sebesar 7 lakh atau sekitar Rp140 juta.

Tim dokter kemudian menyatakan Furqon meninggal pada Senin (1/7/2019). "Kami telah membayar Rs 7 lakh ke rumah sakit swasta sebelumnya dan ketika kami memberi tahu mereka bahwa kami kehabisan uang, tim dokter menyatakan Furqan meninggal," ujar kakak lelaki Furqan, Mohammad Irfan.

Keluarga pun menyiapkan permakaman Furqon. Kepada The Hindustan Times, pihak keluarga menyatakan menerima kematian Furqon. Segala sesuatu tentang upacara pemakaman kemudian disiapkan. Hingga akhirnya Furqon dibawa ke permakaman. 

"Kami terkejut, kami sedang bersiap untuk penguburan ketika beberapa dari kami melihat gerakan di anggota tubuhnya. Kami segera membawa Furqan ke rumah sakit Ram Manohar Lohia. Di rumah sakit, dokter mengatakan Furqon masih hidup dan telah memberinya dukungan ventilator," kata Irfan.

Pada bagian lain, Dinas Kesehatan kota mengatakan penyelidikan sedang dilakukan dalam praktik medis negara itu.

"Kami telah mengetahui insiden tersebut dan masalah ini akan diselidiki secara menyeluruh. Pasien dalam kondisi kritis tetapi jelas tidak mati otak. Dia memiliki denyut nadi, tekanan darah dan refleksnya bekerja," ujar kata kepala petugas medis Narendra Agarwal.


LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com
Kata Kunci :


berita terkait

    berita terpopuler

    Iklan Baris

    Properti Solo & Jogja

    berita terkini