Dinkes Kota Jogja Siapkan Draf Larangan Pemberian Susu Formula

SHARE
Dinkes Kota Jogja Siapkan Draf Larangan Pemberian Susu Formula
SOLOPOS.COM - ilustrasi
ilustrasi

ilustrasi

JOGJA–Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja menyiapkan draf peraturan daerah yang melarang rumah sakit dan sarana penyelenggara kesehatan lainnya untuk menyediakan susu formula.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Langkah tersebut dilakukan untuk memaksimalkan pemberian ASI (air susu ibu) pada bayi.

Kepala Dinkes Jogja, Tuty Setyowati mengatakan, sesuai peraturan yang ada, rumah sakit dan penyelenggara kesehatan lain dilarang menyediakan atau memberikan susu formula kepada bayi yang baru lahir. Sebaliknya, jelas Tuty, rumah sakit atau persalinan harus mendorong ibu yang baru melahirkan untuk memberikan ASI.

Menurut dia, ASI merupakan makanan terbaik yang bisa diberikan ibu kepada bayi yang baru dilahirkan, karena mampu meningkatkan imunitas bayi. Adapun susu formula yang terbuat dari susu sapi, dinilai tidak cocok diberikan kepada bayi.

Ia menambahkan, selama tiga hari, bayi yang baru dilahirkan masih tetap bisa bertahan tanpa asupan apapun termasuk susu formula. Dengan demikian, rumah sakit atau persalinan tidak bisa memberikan susu formula apabila ibu masih kesulitan memberikan ASI.

Dinkes, lanjut dia, akan mensosialisasikan PP No. 33/2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif tersebut ke rumah sakit dan sarana penyelenggara kesehatan lainnya. Selain itu, dalam draf Raperda ASI Eksklusif yang sedang digodok tersebut, juga menyarankan setiap instansi di lingkungan pemerintah menyediakan ruangan khusus untuk laktasi (ruang ibu menyusui).(ali)



Kata Kunci : Asi Perda Susu Formula
Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago