Dinas Kesehatan Boyolali Siapkan Strategi Baru Percepatan Vaksinasi

Hingga Jumat (10/9/2021), capaian vaksinasi di Boyolali telah mencapai sekitar 34% dari sasaran vaksin Covid-19.
Dinas Kesehatan Boyolali Siapkan Strategi Baru Percepatan Vaksinasi
SOLOPOS.COM - Warga mengikuti vaksinasi di Asrama Haji Donohudan Boyolali yang difasilitasi TNI dan Polri, Minggu (25/7/2021). (Solopos-Bayu Jatmiko Adi)

Solopos.com, BOYOLALI– Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali menyiapkan strategi baru untuk percepatan vaksinasi Covid-19. Strategi tersebut dengan membentuk tim vaksinasi di setiap desa. Ditargetkan pada akhir September nanti vaksinasi sudah mencapai 50% dari jumlah penduduk di Boyolali.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali, Insan Adi Asmono, mengatakan hingga Jumat (10/9/2021), capaian vaksinasi di Boyolali telah mencapai sekitar 34% dari sasaran vaksin Covid-19.

“Harapan kami sampai akhir bulan ini atau awal bulan depan nanti vaksinasi di Boyolali bisa tembus 50%. Dengan catatan ketersediaan vaksin dari pemerintah pusat dan provinsi lancar. Stok vaksin sampai hari ini masih aman,” kata dia, Jumat.

Baca juga: Waspada Lur! Kasus Chikungunya Muncul di Boyolali

Guna mendukung percepatan vaksinasi di Boyolali, pihaknya telah mempersiapkan strategi baru dalam pelaksanaan vaksinasi. Nantinya di semua desa atau kelurahan di Kabupaten Boyolali akan memiliki tim vaksinasi, dengan vaksinator dari bidan desa. Dalam tim tersebut bidan desa akan dibantu petugas input data, kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan sebagainya.

“Kami meminta seluruh bidan desa di 267 desa dan kelurahan untuk membentuk tim vaksinasi. Harapannya tim di masing-masing desa itu memiliki kinerja hingga 250 suntikan per hari. Ketika ini terbentuk, bukan tidak mungkin kita mampu melaksanakan dalam satu hari bisa 50.000 suntikan. Ini untuk percepatan vaksinasi,” jelas dia.

Dia mengatakan saat ini vaksinasi dilaksanakan oleh 25 tim dari Puskesmas, 10 dari Dinas Kesehatan Boyolali. Dibantu RSUD Pandan Arang, PMI, RSUD Waras Wiris, RSUD Simo, IDI, IBI dan Ikatan Perawat Indonesia. Untuk capaian yang sudah terlaksana adalah sekitar 12.000 sasaran per hari.

“Namun ini juga belum dianggap signifikan kecepatannya maka pekan depan, strategi akan kami ubah, akan ditambah lagi dengan 267 tim yang ada di desa dan kelurahan,” lanjut dia.

Baca juga: Kepala DKK Solo Nyamar Jadi Pengunjung Rumah Makan, Temuannya Mengkhawatirkan

Vaksinasi di Boyolali Jangkau Desa

Pihaknya mengimbau masyarakat yang belum tervaksin untuk tidak khawatir. Sebab ke depan vaksinasi di Boyolali akan sampai di desa-desa atau kelurahan. Dia mengatakan untuk saat ini rata-rata masyarakat sudah mendaftar di masing-masing RT, dan sudah terdaftar di desa.

“Sebatas desa itu sudah siap dengan tim vaksinasi yang berporos pada vaksinator desa, yakni bidan desa, kemudian screening juga ada, tim input data juga ada, dibantu kepala desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, kami akan segera dropping vaksin melalui Puskesmas ke desa,” kata dia.

Sebelumnya Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond, juga mengatakan dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19, Polres akan terus mendukung dengan pasokan vaksin yang ada. Pada pelaksanaannya vaksinasi akan menyasar masyarakat umum, santri dan sebagainya.

 

 

 


Berita Terkait
    Promo & Events
    Honda Motor Jateng
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago