[x] close
top ear
Pengunjung berswafoto di Bukit Sidoguro Klaten, Sabtu (7/3/2020). Pemkab Klaten akan terus menata dan mengembangkan bukit tersebut ke depan. (Solopos/Ponco Suseno)
  • SOLOPOS.COM
    Pengunjung berswafoto di Bukit Sidoguro Klaten, Sabtu (7/3/2020). Pemkab Klaten akan terus menata dan mengembangkan bukit tersebut ke depan. (Solopos/Ponco Suseno)

Dikucuri Rp1,6 Miliar, Penataan Bukit Sidoguro Klaten Ditarget Lanjut Tahun Ini

Rencana penataan Bukit Sidoguro di Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten ditarget berlanjut pada 2020 ini.
Diterbitkan Senin, 6/07/2020 - 21:35 WIB
oleh Solopos.com/Taufiq Sidik Prakoso
2 menit baca

Solopos.com, KLATEN — Rencana penataan kawasan wisata Bukit Sidoguro di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah ditargetkan berlanjut tahun ini. Penataan bakal menyasar pada panggung objek wisata di kawasan tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten, Sri Nugroho, mengatakan kelanjutan penataan kawasan Bukit Sidoguro itu setelah ada informasi kucuran dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp1,6 miliar.

"Ini baru informasi dari provinsi bahwa Klaten mendapatkan DAK. Otomatis kami menindaklanjutinya dan kami segera rencanakan mengundang konsultan untuk melakukan perencanaan lagi," kata Nugroho saat berbincang dengan Solopos.com, Senin (6/7/2020).

Lirik Lagu Serenita Jiwa Lara - Diskoria feat Dian Sastrowardoyo

Nugroho mengatakan kelanjutan penataan itu dilakukan terutama pada sisi panggung yang selama ini digunakan untuk panggung hiburan. Selain itu, penataan menyasar pada tempat duduk pengunjung.

"Kami semula pada permasalahan panggung nanti dibuat di sisi kanan. Selain itu ada tempat duduk pengunjung di depan panggung. Kami upayakan dulu agar tetap berjalan. Karena ini juga dibatasi waktu [sampai akhir tahun anggaran atau pertengahan Desember]. Mudah-mudahan dari hasil perhitungan kami kelanjutan penataan itu bisa dilakukan," ungkap dia.

Tahun Lalu

Rencana penataan Bukit Sidoguro Klaten tahun ini melanjutkan penataan yang sudah berlangsung pada 2019 lalu. Penataan lanskap Bukit Sidoguro pada 2019 mengandalkan DAK senilai Rp2,8 miliar.

Kalung Anti-Corona Siap Diproduksi di Indonesia, Mampukah Tangkal Covid-19?

Penataan diantaranya dengan melengkapi taman, spot selfie, serta empat pohon buatan. Bukit Sidoguro merupakan objek wisata alam dengan yang menawarkan pemandangan kawasan Rawa Jombor dan sekitarnya dari ketinggian.

Di sisi lain, Bukit Sidoguro menjadi salah satu objek wisata yang ditutup pemkab sejak ada pandemi Covid-19. Penutupan sudah berlangsung sekitar empat bulan terakhir.

Wow! Samsung Galaxy M41 Bakal Pakai Baterai Super Jumbo

Terkait perawatan objek wisata itu selama masa pandemi, Kasi Pengelolaan dan Pengembangan Daya Tarik Sarana Wisata Disparbudpora Klaten, Ahmad Susanto, memastikan tetap berjalan meski belum diizinkan untuk kunjungan wisata.

"Setiap hari ada petugas yang melakukan pembersihan kawasan bukit," kata Ahmad.


Editor : Profile Ginanjar Saputra
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini