Dijaga Satgas, Ratusan Tamu Batal Datang ke Hajatan Warga di Jenar Sragen

Ratusan tamu undangan tidak datang pada hajatan yang digelar warga Jenar, Sragen, yang ditunggui Satgas Covid-19.
Dijaga Satgas, Ratusan Tamu Batal Datang ke Hajatan Warga di Jenar Sragen

Solopos.com, SRAGEN — Pesta hajatan yang digelar SM, warga Desa/Kecamatan Jenar, Sragen, berlangsung sederhana yakni hanya diisi prosesi ijab kabul, Kamis (29/7/2021).

Pada Rabu (28/7/2021) malam, pesta campursari yang digelar SM di rumahnya dibubarkan paksa oleh tim gabungan dari Satgas Penanggulangan Covid-19 Kecamatan Jenar. Sebelum dibubarkan tim gabungan yang terdiri atas anggota Polsek Jenar, Koramil Jenar dan anggota Satpol PP, pertunjukan campursari itu sempat didatangi Kepala Desa Jenar, Samto.

Baca juga: Klaten Sedang Tidak Baik-Baik Saja!

Samto mengklaim telah memperingatkan tuan rumah supaya pertunjukan campursari itu bubar sendiri sebelum dibubarkan petugas.

Pada keesokan harinya, Kamis (29/7/2021), sedianya digelar pesta hajatan di rumah SM dengan mengundang ratusan orang. Namun, kegiatan hajatan itu akhirnya hanya diikuti 15 tamu undangan.

Baca juga: Pertunjukan Campursari di Jenar Sragen Dibubarkan, Kades Samto Klaim Sudah Ingatkan Warganya

Proses hajatan sengaja dipersingkat yakni hanya prosesi ijab kabul. Sementara ratusan tamu yang diundang batal hadir pada hajatan itu.

“Saya datang bersama Satgas Covid-19 Kecamatan Jenar. Ada dari Polsek, Koramil dan petugas Trantib Kecamatan, komplit. Kami meminta hanya ijab kabul saja yang dihadiri maksimal 15 tamu dari keluarga sendiri. Tamu undangan lain yang mencapai ratusan tidak boleh datang,” tegas Samto kepada Solopos.com.

Baca juga: Kematian Pasien Corona di Soloraya Tinggi, BNPB: Butuh Perhatian Khusus

Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Suwarso, mengatakan pembubaran acara campursari pada Rabu malam merupakan perintah langsung Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi. Selain membubarkan acara campursari, polisi dan aparat TNI juga mengimbau tuan rumah membatalkan acara hajatan yang mengundang ratusan tamu pada Kamis pagi. Sebagai ganti, tuan rumah hanya diminta menyelenggarakan ijab kabul dengan jumlah tamu tidak lebih dari 15 orang.

“Kegiatan ada dua kali, pada malam hari dan siangnya. Pembatalan hajatan dilakukan dengan menggandeng Duta Vaksin [Kades Jenar],” papar Kasubag Humas.


Promo & Events
Berita Terkait
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago