Dicolek & Dipukul Bento, Biduanita Klaten Ternyata Opname 5 Hari di RS

Biduanita asal Ngawen, Klaten, ternyata harus opname lima hari di rumah sakit setelah dihajar Bento.
Dicolek & Dipukul Bento, Biduanita Klaten Ternyata Opname 5 Hari di RS
SOLOPOS.COM - Postingan viral di media sosial soal pelecehan Bento terhadap biduanita saat hajatan di Kalikotes, Klaten. (Facebook)

Solopos.com, KLATEN—RS, 25, seorang biduanita asal Kecamatan Ngawen, Klaten, korban pelecehan dan pemukulan di tempat hajatan di Desa Krajan, Kecamatan Kalikotes,  ternyata sempat menjalani opname selama lima hari di Rumah Sakit Umum Pusat Soeradji Tirtonegoro (RSST) Klaten.

PromosiSpekulasi Penundaan Pemilu dan Perpanjangan Jabatan Presiden Tamat

RS mengatakan aksi pelecehan dan pemukulan yang dilakukan Bento terjadi saat dirinya menyanyi lagu dangdut di acara hajatan bertajuk Tasyakuran Boyong Manten di Dukuh RT 006/RW 008, Desa Krajan, Kalikotes, Sabtu (8/1/2022) malam. Pada kesempatan itu, jumlah penyanyi yang diundang mencapai lima orang.

Saat giliran RS menyanyi lagu dangdut, RS didekati Bento. Di kesempatan awal, RS hendak dicolek Bento di bagian sensitif. Beruntung, RS masih bisa menangkis colekan Bento. Tak berhasil mencolek bagian sensitif RS, Bento mencoba merangkul RS dari arah belakang. Namun, RS segera menghindar dari sergapan Bento.

Baca Juga: Pimpin Disdikbud Jateng, Uswatun Hasanah Ingin Jateng Berjaya

Hingga akhirnya, Bento yang terpengaruh minuman keras berhasil menyikut bagian sensitif RS. Tak terima dengan sikutan itu, RS melemparkan gelas plastik berisi air mineral ke arah Bento.

Lantaran dilempar dengan gelas plastik berisi air mineral itu, Bento tersulut emosinya. Tanpa ampun, Bento memukul bagian mulut RS sebanyak satu kali. Sebaliknya, RS yang tak terima dengan pukulan itu membalas dengan memukul dengan mikrofon ke arah Bento.

Emosi Bento pun masih tinggi. Bento kembali memukul bagian mulut RS. Akibat pukulan kedua dari Bento itu, RS mengalami luka serius di bagian gusi.

Baca Juga: Selamat, Kepala SMAN 1 Purwantoro Pimpin Disdikbud Jateng

“Dua gigi bagian depan saya sampai ogak. Waktu itu, mulut saya sudah banyak mengeluarkan darah. Akhirnya, saya dilarikan ke RS. Saya sampai opname di RS setelah itu [baru balik ke rumah, Kamis (13/1/2022) sore],” katanya.

RS mengatakan tak menerima aksi yang telah dilakukan Bento. RS telah melaporkan kejadian itu ke Polres Klaten. “Saya berharap pelaku segera ditangkap dan diadili seadil-adilnya,” kata RS.


Berita Terkait
    Berita Lainnya
    Promo & Events
    Honda Motor Jateng
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago