Dibuka Lagi, PKL Alun-Alun Klaten Kembali Menggeliat

Pedagang Kaki Lima (PKL) mulai kembali berjualan di kawasan Alun-alun Klaten setelah lebih dari dua pekan kawasan itu ditutup.
Dibuka Lagi, PKL Alun-Alun Klaten Kembali Menggeliat

Solopos.com, KLATEN – Pedagang Kaki Lima (PKL) mulai kembali berjualan di kawasan Alun-alun Klaten setelah lebih dari dua pekan kawasan itu ditutup. Sejumlah pedagang pun lega bisa kembali berjualan di alun-alun.

Kawasan alun-alun ditutup sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat 3-20 Juli 2021. Penutupan diperpanjang setelah diberlakukan PPKM level 4 hingga 25 Juli 2021. Pada PPKM level 4 yang berlaku hingga 2 Agustus 2021, ada pelonggaran dengan kawasan alun-alun kembali dibuka.

Salah satu pedagang angkringan alun-alun, Tiwik, 46, mengatakan selama lebih dari dua pekan ini tak jualan. “Baru hari ini saya jualan lagi,” kata Tiwik saat ditemui Solopos.com di Alun-alun Klaten, Selasa (27/7/2021).

Baca Juga: Wow! Bocah 13 Tahun Ini Raih Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020

Tiwik mengandalkan uang tabungan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari selama PPKM darurat berlaku. Dia pun dibikin pusing dua pekan tak jualan. “Belum lagi tanggungan harus membayar hutang, mumet. Harapannya bisa buka semua seperti dulu. Karena PPKM ini dampaknya ke masyarakat kecil dan semua butuh makan,” kata dia.

Soal masih diberlakukan pembatasan jam operasional hingga pukul 20.00 WIB, Tiwik mengaku tak jadi soal. Dia hanya berharap bisa tetap berjualan meskipun ada pembatasan jam operasional.

Disinggung ketentuan pembatasan waktu makan maksimal 20 menit, Tiwik mengaku keberatan. Dia pun khawatir konsumen di warung angkringannya bakal berkurang.

“Sebenarnya berat. Angkringan kan identik dengan orang nongkrong, nyantai sambil ngopi. Kalau makan dibatasi 20 menit, nanti pelanggan agak berkurang. Kalau menurut saya lebih baik tidak dibatasi waktunya. Semua juga siap mematuhi ketentuan untuk tetap memakai masker [protokol kesehatan],” kata dia.

Baca Juga: Kisah Pilu Pria Mojokerto, Akhirnya Meninggal Dunia Setelah Ditolak 9 RS

PKL di kawasan Alun-Alun Klaten lainnya, Wagino, 46, juga bersyukur kawasan Alun-alun Klaten kembali diizinkan untuk berjualan. Dia mengaku tak jualan selama hampir sebulan terakhir. Dia kembali berjualan cilor di kawasan alun-alun sejak Senin (26/7/2021). Hanya saja, omzet yang dia peroleh masih minim.

“Sebelum ada PPKM omzet per hari Rp200.000-Rp250.000. Saat buka lagi kemarin itu omzet tidak mencapai Rp50.000,” kata dia.

Wagino juga mengaku sebelumnya pedagang mengeluh ketika kawasan alun-alun ditutup. Namun, Wagino memaklumi penutupan itu dilakukan sebagai upaya untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.


Promo & Events
Berita Terkait
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago