top ear
Asisten pelatih PSBS Biak, Meky Yarangga, (tengah) saat jumpa pers seusai pertandingan dengan Persis Solo, Rabu (9/10/2019). (Madiunpos.com-Abdul Jalil)
  • SOLOPOS.COM
    Asisten pelatih PSBS Biak, Meky Yarangga, (tengah) saat jumpa pers seusai pertandingan dengan Persis Solo, Rabu (9/10/2019). (Madiunpos.com-Abdul Jalil)

Dibekuk Persis Solo, PSBS Biak Soroti Kepemimpinan Wasit

Liga 2 menyajikan pertandingan Persis Solo melawan PSBS Biak.
Diterbitkan Rabu, 9/10/2019 - 21:25 WIB
oleh Solopos.com/Abdul Jalil
2 menit baca

Solopos.com, MADIUN - Kepemimpinan wasit Untung dalam pertandingan lanjutan Liga 2 Indonesia antara Persis Solo melawan PSBS Biak di Stadion Wilis, Madiun, Rabu (9/10/2019), dikeluhkan oleh pelatih dan pemain PSBS. Wasit dianggap tidak profesional dalam pertandingan tersebut.

Laga itu dimenangi Persis Solo dengan skor telak 3-0. Muhammad Isa menjadi pahlawan Persis dengan lesakkan dua gol. Sementara satu gol lainnya dibuat oleh Iman Budi Hernandi. Seluruh gol dicetak pada babak pertama.

Asisten pelatih PSBS Biak, Meky Yarangga, menyesalkan kepemimpinan wasit dalam laga Persis Solo melawan PSBS Biak itu. Menurutnya, wasit tidak profesional dalam memimpin jalannya pertandingan tersebut.

Meky menyoroti kinerja wasit khususnya pada babak pertama. "Menang atau kalah itu hal yang wajar dalam pertandingan. Cuma yang kami sesalkan, kepemimpinan wasit," kata dia saat jumpa pers seusai pertandingan.

Pihaknya akan mengadukan kinerja wasit ini kepada PSSI. Selain itu, dia mengaku mendapatkan perlakuan yang tidak mengenakan dari para suporter Persis Solo. Pemain PSBS Biak menurutnya mendapat tindakan rasialisme oleh suporter.

Meky mengaku kecewa atas insiden itu. Padahal, saat Persis bertandang ke PSBS Biak, pihaknya memberikan sambutan yang baik. "Kami berharap saat kami ke sini juga bisa diterima dengan baik. Kami sangat menyesalkan suporter yang masih mengeluarkan kata-kata yang berbau rasis," ujarnya.

Kapten PSBS Biak, Patrias Rumere, juga menyatakan kekecewaan yang sama. Ia menegaskan timnya tidak menyesalkan kekalahan yang dialami, tetapi ungkapan rasis yang dilontarkan para suporter kepada pemain. "Solo saat main di Biak aman-aman saja. Tapo kenapa saat kita main ke sini masih dihina. Itu yang kami tidak terima. Saya kecewa," kata dia.

Pelatih kepala Persis Solo, Salahudin, menyampaikan permohonan maaf kepada pemain PSBS Biak yang mendapatkan perlakuan tidak baik dari suporter. "Kepada tim Papua [PSBS Biak], kami minta maaf apabila ada dari suporter kami yang sedikit tidak menyenangkan," jelas dia.

Editor : Profile Ahmad Baihaqi
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com
Kata Kunci : #liga 2 #persis solo

berita terkini