top ear
Ilustrasi logo Instagram. (Freepik)
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi logo Instagram. (Freepik)

Dianggap Tak Pantas, Filter Corona Dihapus Instagram

Instagram telah mengambil langkah-langkah untuk memerangi penyebaran informasi yang salah terkait virus corona di platformnya termasuk menertibkan filter.
Diterbitkan Selasa, 31/03/2020 - 00:30 WIB
oleh Solopos.com/Jafar Sodiq Assegaf
2 menit baca

Solopos.com, NEW YORK – Baru-baru ini muncul filter tentang corona di fitur kamera stories Instagram. Tak butuh waktu lama, pihak Instagram langsung menghapus filter tersebut.

Instagram telah mengambil langkah-langkah untuk memerangi penyebaran informasi yang salah terkait virus corona (COVID-19) di platformnya.

503 ODP Corona Miskin di Klaten Dapat Bantuan Sembako

Instagram menghapus filter Augmented Reality (AR) yang mengklaim mampu mendiagnosis atau mengobati COVID-19. Instagram juga akan menghapus filter AR lain yang bertema virus corona dari hasil pencarian.

"Kami telah menghapus filter yang diterbitkan sebelumnya dan akan menolak semua filter baru, yang mengklaim dapat memprediksi, mendiagnosis, dan mengobati Covid-19 ," tulis pihak Facebook selaku pemilik Instagram.

Penampakan Semar di Erupsi Merapi, Tanda Pagebluk Corona Berakhir?

Instagram juga memberikan kebijakan pembaruan pada pembuat filter AR pada platformnya, dimana perusahaan akan menyembunyikan filter bertema virus corona dan virus lainnya dari hasil pencarian. Kecuali jika dikembangkan dalam kemitraan dengan otoritas kesehatan resmi.

Epidemi virus corona telah menyebar di seluruh dunia, sejumlah filter AR bertema virus corona bermunculan di Instagram.

Beberapa diantaranya telah mengidentifikasi wajah pengguna apakah mereka terinfeksi virus corona. Filter lainnya merekomendasikan merek yang harus dibeli untuk mencegah virus corona, ini dikhawatirkan mampu meningkatkan panic bulying.

Hasil Swab Negatif, 2 PDP Corona Sragen Turun  Status Jadi ODP

Selain itu, Instagram akan menempatkan pesan yang menghubungkan ke informasi dari Organisasi Kesehatan Dunia di bagian atas feed pengguna di negara-negara di mana ada kasus yang dikonfirmasi COVID-19. Pemberitahuan ini akan muncul selama beberapa minggu ke depan, menurut perusahaan.

Banner SBBI

Editor : Profile Jafar Sodiq Assegaf
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini