Di Kabupaten Ini, Warga Umum Dapat Vaksin Booster Pekan Depan

Warga umum di Sleman sudah bisa mengakses vaksin booster mulai pekan depan. Namun kalangan guru lebih diprioritaskan.
SHARE
Di Kabupaten Ini, Warga Umum Dapat Vaksin Booster Pekan Depan
SOLOPOS.COM - Pelaksanaan vaksinasi bagi kalangan penyandang disabilitas digelar di Sleman City Hall, Kamis (5/8). (Harian Jogja-Abdul Hamid Razak)

Solopos.com, SLEMAN — Pemerintah Kabupaten Sleman, DIY, akan memulai penyuntikan vaksin booster dengan sasaran warga umum mulai mekan depan. Kalangan guru dan tenaga kependidikan akan jadi prioritas.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, mengatakan pelaksanaan vaksinasi booster di wilayahnya sesuai instruksi pemerintah pusat. Rencananya kickoff digelar antara 12-13 Januari mendatang.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

“Vaksinasi booster ini akan dilakukan secara bertahap. Sasaran pertama adalah guru-guru,” kata Kustini, Rabu (5/1/2022).

Surat untuk Bunda Selvi Gibran

Baca Juga: Di Sleman, Sejumlah Kalangan Non-Nakes Terima Vaksin Booster Moderna

Menurut Kustini, guru diprioritaskan mendapat vaksinasi booster untuk mendukung kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM). Di Sleman, ada sekitar 13.000 guru. “Ini sudah kebijakan pusat. Kami manut kebijakan pusat. Ini untuk mendukung PTM, anak-anak sudah divaksin dan guru sudah di-booster jadi seimbang,” katanya.

Hingga kini, lanjut Kustini capaian vaksinasi dosis pertama di Sleman sudah menyentuh 93%. Capaian ini tidak terlepas dari partisinasi dan kerja keras untuk semua pihak. “Vaksinasi anak di Sleman terus dilakukan. Saat ini PTM baru 75% kalau semua sudah divaksin bisa 100%,” kata Kustini.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Sleman, Khamidah Yuliati, mengatakan hingga kini Dinkes terus menyiapkan rencana dan ketentuan vaksinasi booster Covid-19. Dinkes juga menyiapkan sasaran penerima booster dari kalangan warga lansia.

Baca Juga: Di Sleman, Sejumlah Kalangan Non-Nakes Terima Vaksin Booster Moderna

“Masih kami koordinasikan tempat dan kesiapan wilayah serta sasaran lansianya,” katanya.

Menurut Yuli, vaksinasi booster ini bisa diakses lansia secara reguler di Puskesmas. Puskesmas yang paling siap melaksanakan vaksinasi booster akan dijadikan lokasi kick-off. “Selain booster lansia, kami masih fokus untuk target vaksinasi anak 6 –11 tahun,” ungkapnya.

Hingga 2 Januari, Dinkes Sleman mencatat capaian vaksinasi dosis pertama menyentuh 84% sementara dosis kedua 75,6% dan dosis ketiga (booster) sebesar 124,52%. Jumlah sasarannya bertambah dari sebelumnya 803.822 orang menjadi 974.317 orang.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago