Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
 Seorang warga Wonorejo, Gondangrejo, sedang mengambil air dari mata air yang berada di Grenjeng, Dayu, Gondangrejo, Rabu (21/1/2015). Mata air tersebut diyakini warga setempat sebagai mata air yang sudah berumur tua. Bahkan ada anggapan mata air tersebut sudah muncul sejak zaman puba. (Bayu Jatmiko Aji/JIBI/Solopos)
Espos Plus Soloraya

Di Dayu Karanganyar, Jejak Sungai Besar Purba Ditemukan

Di Desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah menyimpan jejak sungai besar purba yang terekam dalam salah satu lapisan tanahnya.

Solopos.com, KARANGANYAR — Museum Manusia Purba Sangiran Klaster Dayu berada di Desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Museum ini adalah satu-satunya museum Sangiran yang berada di wilayah Karanganyar yang menyimpan jejak sungai besar purba yang terekam dalam salah satu lapisan tanahnya.

Dari lembah sungai itulah, Dayu terkenal menyumbang data penting bagi pemahaman sejarah evolusi fisik manusia, maupun lingkungan keadaan alam purba. Stratigrafi di Sangiran menunjukkan proses perkembangan evolusi dari lingkungan laut yang berangsur-angsur berubah menjadi lingkungan daratan, seperti tercermin dari fosil-fosil yang ditemukan pada masing-masing formasi. 

Berita Terpopular
Indeks Berita
Part of Solopos.com
ISSN BRIN
Punya akun? Silahkan login
Daftar sekarang...
Support - FaQ
Privacy Policy
Tentang Kami
Kontak Kami
Night Mode