top ear
Anggota DPR, Rahmad Handoyo; Camat Sambi, Purnawan Raharjo dan Kepala Desa Cermo, Suranto, melakukan penanaman pohon pisang cavendish di Desa Cermo, Jumat (5/3/2021). (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)
  • SOLOPOS.COM
    Anggota DPR, Rahmad Handoyo; Camat Sambi, Purnawan Raharjo dan Kepala Desa Cermo, Suranto, melakukan penanaman pohon pisang cavendish di Desa Cermo, Jumat (5/3/2021). (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

Desa Cermo Boyolali Kembangkan Kebun Pisang Cavendish, Siapkan Lahan 10 Hektare

Pemerintah Desa Cermo, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, mengembangkan kebun pisang cavendish untuk mendorong pertumbuhan ekonomi warga setempat.
Diterbitkan Jumat, 5/03/2021 - 22:15 WIB
oleh Solopos.com/Bayu Jatmiko Adi
2 menit baca

Solopos.com, BOYOLALI -- Pemerintah Desa Cermo, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, mengembangkan kebun pisang cavendish untuk mendorong pertumbuhan ekonomi warga setempat. Penanaman perdana pohon pisang tersebut, dihadiri oleh anggota DPR dari Komisi IX, Rahmad Handoyo.

Kepala Desa Cermo, Boyolali, Suranto, mengatakan program penanaman pisang cavendish tersebut dilakukan untuk membantu meningkatkan perekonomian warga dan menciptakan kemandirian desa.

"Mengingat pisang jenis ini memiliki harga jual yang tinggi serta banyak peminatnya. Selian itu, semua bagian pohon bisa dimanfaatkan bukan hanya buahnya. Ini yang nantinya bisa diberdayakan," kata dia, Jumat (5/3/2021).

Baca Juga: Terungkap! Bus Mira Ngeblong Lawan Arus Picu Kecelakaan Tewaskan Remaja di Sragen

Suranto menyebutkan untuk pengembangan pisang cavandish itu, pemerintah desa telah menyiapkan 10 hektar lahan. Namun untuk lahan yang siap tanam baru 2 hektare, sementara lainnya masih proses penyiapan.

Kemudian untuk pemanfaatan limbah atau hasil sampingan dari kebun pisang itu pihaknya akan melibatkan masyarakat setempat. Misalnya untuk pemanfaatan daun pisang, pengolahan pelepah pisang kering yang bisa dijual untuk bungkus tembakau dan sebagainya.

Pengelolaan

Nantinya pengelolaan kebun cavendish akan dilakukan oleh BUMDes Desa Cermo. Tidak tanggung-tanggung, Pemerintah Desa Cermo menggelontorkan dan penyertaan modal kepada BUMDes senilai Rp300 juta untuk pengelolaan cavendish. "Kami salurkan dana Rp300 juta dari dana desa untuk penyertaan modal," kata Suranto.

Penanaman perdana pisang cavendish di lahan kas desa, Jumat pagi itu dihadiri oleh anggota DPR, Rahmad Hardono serta jajaran Forkopimcam Sambi. Di lokasi penanaman, Rahmad menyampaikan apresiasinya atas terobosan yang dilakukan Pemerintah Desa Cermo.

Baca Juga: Cerita Marzuki Alie Dibentak Loyalis AHY, "Masa Sama Anak-Anak Gitu Kita Takut"

"Saya mengajak kepada seluruh masyarakat di tanah air, semoga dana desa tidak hanya untuk pembangunan infrastruktur namun bisa untuk pemberdayaan dan peningkatan ekonomi dalam hal ini BUMDes," kata dia.

Sementara itu Camat Sambi, Purnawan Raharjo, juga mengapresiasi langkah yang diambil oleh Pemerintah Desa Cermo. Namun dia berpesan agar pengelolaannya dilakukan sebaik-baiknya. "Untuk penyertaan modalnya luar biasa. Tapi saya pesan karena nilainya tidak sedikit, BUMDes harus berhati-hati dalam mengelola penyertaan modal itu," jelas dia.


Editor : Profile Ahmad Baihaqi
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terpopuler

Iklan Baris

berita terkini


Cek Berita Lainnya