Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Delapan dari 12 Perencana Mutilasi 4 Warga Papua Anggota TNI

Direktur Reskrimum Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Faizal Rahmadani, membenarkan ada 12 orang terlibat dalam rencana pembunuhan dengan cara memutilasi empat warga.
SHARE
Delapan dari 12 Perencana Mutilasi 4 Warga Papua Anggota TNI
SOLOPOS.COM - Direktur Reskrimum Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Faizal Rahmadani. ANTARA/Evarukdijati

Solopos.com, JAYAPURA – Kasus mutilasi terhadap empat warga sipil di Timika, Kabupaten Mimika, Papua pada 20 Agustus 2022 direncanakan oleh 12 orang, delapan di antaranya anggota TNI.

Motif tindakan keji itu hingga kini terus didalami aparat Polda Papua.

PromosiPromo Menarik, Nginep di Loa Living Solo Baru Bisa Nonton Netflix Sepuasmu!

Direktur Reskrimum Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Faizal Rahmadani, membenarkan ada 12 orang terlibat dalam rencana pembunuhan dengan cara memutilasi empat warga.

Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak

“Memang rencana pembunuhan sebelum eksekusi dilakukan 12 orang termasuk delapan anggota TNI AD di kawasan SP 1 Timika, Kabupaten Mimika, Papua, pada 20 Agustus lalu. Di SP 1 ada tiga tempat kejadian perkara,” kata dia, di Jayapura, Rabu (7/9/2022).

Baca Juga: Sidang 6 Prajurit Pemutilasi Warga Timika Digelar di Makassar dan Jayapura

Ia bilang, dari keterangan para saksi saat rekonstruksi yang dilaksanakan di Timika, Sabtu (3/9/2022), terungkap rencana pembunuhan dipimpin seorang perwira TNI AD sedangkan sasaran korbannya ditentukan oleh tersangka RMH yang hingga kini masih buron.

Dalam rekonstruksi tampak peran masing-masing pelaku dalam insiden pembunuhan yang dilakukan dengan cara memutilasi tubuh korban lalu dimasukkan ke dalam enam karung berbeda.

Sebanyak empat karung berisi tubuh korban dan dua karung berisi kepala dan kaki.

Baca Juga: 9 Tersangka Peragakan 50 Adegan Saat Rekonstruksi Kasus Mutilasi di Mimika

“Jasad korban dibuang di sungai yang ada di sekitar Pigapu. Jasad bagian badan ditemukan pada 22 Agustus namun karung berisi kaki dan kepala hingga kini belum ditemukan,” kata dia.

Ia katakan, keempat jasad korban hingga kini masih disimpan di RSUD Timika dan masih ada satu jasad yang menunggu hasil identifikasi yang dilakukan laboratorium forensik Polda Papua.

Tiga jasad korban sudah diketahui identitasnya, yaitu Irian Nirigi, Leman Nirigi, dan Arnold Lokbere.

Baca Juga: Polisi Belum Bisa Pastikan Keterlibatan 4 Korban Mutilasi di Papua dengan KKB

Menurut informasi yang diperoleh, ke-10 tersangka kasus itu adalah Mayor HF, Kapten DK, Prajurit Kepala PR, Prajurit Satu RAS, Prajurit Satu PC, Prajurit Satu R, APL alias Jeck, DU, R, dan RMH.



Info Digital Tekno
Indeks
Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Info Perbankan
Indeks
Interaktif Solopos
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak
      Emagz Solopos
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Interaktif Solopos
      Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak
      Solopos Stories
      Part of Solopos.com
      ISSN BRIN
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode