top ear
Deddy Corbuzier. (Instagram-@mastercorbuzier)
  • SOLOPOS.COM
    Deddy Corbuzier. (Instagram-@mastercorbuzier)

Deddy Corbuzier Geram Banyak Berita Hoaks tentang Virus Corona

Ramainya pemberitaan virus corona, Deddy Corbuzier mengaku geram karena sebagian besar hoaks.
Diterbitkan Sabtu, 8/02/2020 - 12:30 WIB
oleh Solopos.com/Nugroho Meidinata
2 menit baca

Solopos.com, SOLO -- Presenter Deddy Corbuzier mengaku kesal dengan berita yang ramai membicarakan virus corona. Apalagi, banyak video-video tentang virus corona tersebar di media sosial Youtube yang belum tentu kebenarannya.

Host Hitam Putih Trans7 ini mengatakan ketakutan yang disebarkan jauh lebih besar dibandingkan dengan penyakit dari virus corona. Menurutnya, virus corona sudah ada sejak dahulu. Dan orang yang terserang flu biasa juga terjangkit virus corona.

Solopos Hari Ini: Restu Prabowo & SBY

"Ketakutan yang disebarin lebih besar dibanding dengan penyakitnya. Kalau lihat di Youtube tentang virus corona dari awal berlomba-lomba untuk tayangin virus corona dan sebagian besar hoaks," ujar Deddy Corbuzier di video Virus Corona Tuh Goblok (Deddy Corbuzier) yang tayang di kanal Youtube Deddy Corbuzier, Sabtu (8/5/2020).

"Corona virus itu kan sebenarnya, lu flu [biasa] juga corona virus. Jadi, corona virus sudah ada sejak dulu. Memang ini jenis baru. Sekarang yang meninggal 490 per detik ini. Lu tahu enggak jumlah orang meninggal karena flu biasa di Amerika dalam satu tahun itu 64.000 orang meninggal karena flu biasa. Sedangkan orang meninggal di kolam renang 50 orang per hari," tambah pria berusia 43 tahun ini.

8 Miras Tradisional Paling Legendaris, Sebagian Sudah Legal

Deddy Corbuzier menegaskan berita tentang virus corona menjadi teror yang juga mengarah ke rasisme. Pasalnya, meledaknya virus corona ini terjadi di China.

Viral Istri Antar Suami Menikah Lagi, Ternyata Pernah Nongol di TV

"Karena ini teror thrue teror yg ditakut-takuti. Semua akhirnya jadi rasisme [karena] terjadi di China. Banyak juga yang sekolah di sana orang Chinesse dikucilkan gara-gara penyakit ini. Semua nyebarin tentang ketakutan virus corona padahal enggak masuk akal. Sedangkan lu masih makan tahu goreng yang minyaknya dicampur plastik," tegasnya.


Editor : Profile Rohmah Ermawati
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini