top ear
Pasangan cabup-cawabup Joswi mengikuti Debat Pilkada Sukoharjo di Hotel Tosan, Solo Baru, Sabtu (17/10/2020) malam. (Istimewa/KPU Sukoharjo)
  • SOLOPOS.COM
    Pasangan cabup-cawabup Joswi mengikuti Debat Pilkada Sukoharjo di Hotel Tosan, Solo Baru, Sabtu (17/10/2020) malam. (Istimewa/KPU Sukoharjo)

Debat Pilkada Sukoharjo: Program Joswi 1 Rumah 1 Sarjana

Paslon cabup-cawabup Joswi mencanangkan program satu rumah satu sarjana di Debat Pilkada Sukoharjo yang digelar Sabtu (17/10/2020).
Diterbitkan Minggu, 18/10/2020 - 12:14 WIB
oleh Solopos.com/R Bony Eko Wicaksono
2 menit baca

Solopos.com, SUKOHARJO – Debat Pilkada Sukoharjo yang digelar Sabtu (17/10/2020) malam di Hotel Tosan, Solo Baru, berlangsung seru. Setiap calon berdiskusi dan saling mengkritisi program unggulan yang disampaikan.

Dalam acara itu kedua pasangan calon saling mengkritisi dan menyanggah kualitas program yang ditawarkan kepada masyarakat selama empat tahun mendatang.

Pada segmen awal Debat Pilkada Sukoharjo, pasangan Joswi menawarkan beragam program unggulan mulai dari satu rumah satu sarjana, biaya gratis rawat inap kelas tiga, hingga menghilangkan politisasi birokrasi.

BMKG: Dampak La Nina, Waspada Cuaca Ekstrem di Jateng Sepekan ke Depan

Sementara pasangan EA mengulas program unggulan yang berhubungan erat dengan dampak pandemi Covid-19 di berbagai aspek kehidupan. Seperti memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan bantuan subsidi bunga modal dan dana stimulus.

Dalam hal pengembangan UMKM, Wiwaha menyampaikan bakal menggeber pelatihan. Pelatihan ini ditujukan untuk para pelaku UMKM dan menggali potensi produk unggulan di setiap daerah. Selain itu pihaknya tidak akan melakukan monopoli pasar yang dinilai merugikan para pedagang pasar tradisional.

Setelah menyampaikan visi, misi, serta program unggulan, Debat Pilkada Sukoharjo dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Sesi ini mengeksplorasi lebih jauh program apa saja yang disiapkan cabup-cawabup Sukoharjo tersebut.

Pollycarpus Meninggal Setelah 16 Hari Lawan Covid-19

Acara debat kali ini berlangsung berbeda, yakni dengan melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. Masing-masing pasangan calon hanya diperbolehkan didampingi empat anggota tim kampanye di lokasi debat publik.

Debat Pilkada dibuka dengan sambutan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo, Nuril Huda. Debat publik putaran pertama mengangkat tema Kesetiakawanan Sosial dan Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan di Era Adaptasi Kebiasaan Baru.

Debat publik digelar agar masyarakat dapat mecermati visi dan misi serta beragam program kerja masing-masing pasangan calon. Dua pasangan cabup-cawabup Sukoharjo, Etik Suryani-Agus Santosa atau EA dan Joko "Paloma" Santosa-Wiwaha Aji Santosa atau Joswi memaparkan visi dan misi mereka.


Editor : Profile Chelin Indra Sushmita
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com


berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini