Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Dalam Islam, Gaya Bercinta Sebaiknya Jangan Telanjang

Di dalam hukum Islam, pasangan suami-istri sebaiknya tidak telanjang saat bercinta dengan gaya apa pun.
SHARE
Dalam Islam, Gaya Bercinta Sebaiknya Jangan Telanjang
SOLOPOS.COM - Ilustrasi bercinta. (Freepik)

Solopos.com, SOLO – Kegiatan bercinta atau berhubungan badan yang dilakukan pasangan suami-istri memiliki beragam gaya dan kemungkinan dilakukan dalam keadaan telanjang alias tanpa pakaian.

Namun di dalam Islam, ada sebagian golongan yang memercayai bahwa hubungan suami-istri sebaiknya tidak dilakukan dalam keadaan telanjang.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Walid bin Qosim Al Hamadani, telah menceritakan kepada Al Ahwash bin Hakim dari bapaknya dan Rosyid bin Sa’ad dan Abdul A’la bin Adi dari ‘Utbah bin Abdus Sulami secara marfu‘, “Apabila salah seorang dari kalian mendatangi istrinya maka hendaklah menggunakan kain penutup, dan janganlah keduanya telanjang sebagaimana telanjangnya dua ekor keledai”.

Namun dikutip dari laman Muslimah.or.id, hadis tersebut tergolong sebagai hadis lemah. Di sisi lain, memakai kain penutup saat pasangan suami-istri bericinta dianggap sebagai adab, terlepas dari gaya bercinta.

Baca Juga: Manfaat Tidur Berpelukan dengan Pasangan

Laman Lanudi.or.id, yang dikelola Yayasan Dakwah Islam Ahlussunnah Wal Jamaah, menyebut telanjang saat berhubungan badan antara suami-istri adalah makruh tanzih atau perbuatan terlarang tanpa dosa yang menyalahi adab.

“Apabila salah seorang di antara kalian hendak mendatangi istrinya—artinya berkeinginan menggauli istri halalnya—maka pakailah penutup, artinya disunahkan baginya dan istrinya memakai kain yang dapat menutupi keduanya. Yang terkena khithab atau perintah menutup dirinya adalah suami, bukan istri, karena biasanya saat menjalani senggama suami di atas, saat yang di atas sudah memakai penutup dengan sendirinya yang di bawah juga tertutup,” begitu penjelasan Syekh Abd Ro’uf al-Munaawi seperti dikutip Lanudi.or.id.

Baca Juga: Gaya Bercinta 21, Variasi Posisi yang Patut Dicoba dengan Pasangan

Dikhawatirkan, saat asyik dengan gaya bercinta dan telanjang, maka hilang pula rasa malu terhadap Allah SWT. Tindakan menutup ini juga menghindarkan malaikat pergi dan mendatangkan setan.

Namun, hadis larangan telanjang saat bercinta sudah dinyatakan lemah oleh Muslimah.or.id. Di sisi lain, jika pasangan suami-istri berhubungan badan telanjang saat ada orang lain yang melihat aurat mereka, maka hukumnya sudah pasti haram.




Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode