top ear

Petugas kesehatan menunggu warga yang akan mengikuti vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Madiun, Kamis (25/2/2021). (Abdul Jalil/Madiunpos.com)
  • SOLOPOS.COM
    Petugas kesehatan menunggu warga yang akan mengikuti vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Madiun, Kamis (25/2/2021). (Abdul Jalil/Madiunpos.com)

Cus! 4.400 Pelayan Publik di Madiun Disuntik Vaksin

Fokus vaksinasi tahap kedua ini memang diprioritaskan bagi petugas pelayanan publik. Tahap selanjutnya kepada pelaku ekonomi dan masyarakat umum.
Diterbitkan Kamis, 25/02/2021 - 18:15 WIB
oleh Solopos.com/Abdul Jalil
2 menit baca

Solopos.com, MADIUN --  Pemberian vaksin Covid-19 di Kabupaten Madiun tahap kedua dimulai Kamis (25/2/2021). Sebanyak 4.400 orang akan menjadi prioritas dalam pemberian vaksin tahap kedua ini.

Vaksinasi Covid-19 tahap kedua di Madiun ini dipusatkan di empat tempat. Yaitu Pendapa Muda Graha, Pendapa Ronggo Jumeno Caruban, Kejaksaan Negeri Madiun, dan Mapolres Madiun.

Pantauan Madiunpos.com di Pendapa Muda Graha, Madiun, puluhan petugas kesehatan yang akan menyuntik vaksin Covid-19 telah bersiap. Kelompok masyarakat yang mendapatkan jatah vaksin satu per satu datang untuk disuntik.

Baca jugaPemilik Belum Mahir Nyetir, 15 Mobil Warga Kampung Miliarder Tuban Masuk Bengkel

Bupati Madiun, Ahmad Dawami mengatakan vaksinasi tahap kedua ini ada 4.400 orang dari kelompok masyarakat prioritas yang akan disuntik vaksin. Rencananya vaksinasi tahap kedua ini akan dilakukan selama tiga hari. Fokus vaksinasi tahap kedua ini memang diprioritaskan bagi petugas pelayanan publik.

“Diprioritaskan petugas pelayanan publik dari mulai desa sampai tingkat kabupaten. Untuk desa, ada kepala desa dan sekretaris desa, Polri/TNI, Kejari, OPD pelayanan publik, dan wartawan,” kata dia.

Bupati yang akrab disapa Kaji Mbing ini menyampaikan Kabupaten Madiun mendapatkan jatah 1.110 vial vaksin Covid-19. Dia menuturkan satu vial vaksin itu bisa digunakan untuk maksimal 10 suntikan atau 10 dosis.

Baca jugaPedagang Wonogiri yang Ikut Vaksinasi Covid-19 Kok Sedikit, Ternyata Ini Alasannya

“Satu botol [vial] vaksin bisa untuk 10 orang. Tetapi, dalam teknis pengambilannya kan pasti ada yang terbuang. Jadi satu botol itu hanya bisa untuk delapan orang,” kata dia.

Lebih lanjut, setelah vaksin untuk petugas layanan masyarakat ini rampung selanjutnya akan menyasar pelaku ekonomi dan masyarakat umum di Madiun. Seperti pedagang pasar.

Diharapkan setelah vaksinasi ini akan berpengaruh terhadap pengendalian kasus positif Covid-19. Selain itu, pelayanan publik juga bisa berjalan dengan maksimal.

Baca jugaOknum Polda Metro Jaya Berulah, 3 Orang Tewas Ditembak, Salah Satunya Anggota TNI


Editor : Profile Arif Fajar Setiadi
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terpopuler

Iklan Baris

berita terkini


Cek Berita Lainnya