Cuci Celana di Sungai Nguter Sukoharjo, Warga Sragen Tewas Terseret Arus

Cuci celana di Sungai Nguter, Sukoharjo, warga Kecamatan Masaran, Sragen, tewas terseret arus sejauh 400 meter, Kamis (29/9/2022).
SHARE
Cuci Celana di Sungai Nguter Sukoharjo, Warga Sragen Tewas Terseret Arus
SOLOPOS.COM - Tim SAR saat pencarian warga Krebet, Masaran, Sragen, yang terseret arus sungai sejauh 400 meter di Desa Ngrombot, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, Kamis (29/9/2022). (Solopos.com/Tiara Surya Madani).

Solopos.com, SUKOHARJO — Cuci celana di Sungai Nguter, Sukoharjo, warga Sragen, Sunardi, 46, yang bekerja sebagai buruh kerek atau perontok padi tewas terseret arus, Kamis (29/9/2022).

Sunardi yang diketahui sebagai pekerja perontok padi atau kerek padi asal Masaran, Sragen, Sunardi, 46, itu ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus sungai dengan kedalaman 1-2 meter sejaruh 400 meter.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Kecelakaan air itu tepatnya terjadi di Desa Ngrombot, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, Kamis (29/9/2022). Dua orang saksi melihat korban dengan jarak kurang lebih 10 meter.

Korban saat itu sedang mencuci celana di sungai seusai bekerja bersama rekan-rekannya sebelum akhirnya terseret arus sungai.

Menurut penuturan saksi, Sugeng, korban sempat berenang ke tengah sungai kemudian menepi sejauh 50 meter. Korban  kemudian melambaikan tangan, dan terseret arus sehingga tidak bisa menyelamatkan diri.

Baca juga: Arti Mimpi Menyeberangi Sungai, Pertanda Bakal Menghadapi Cobaan Hidup?

“Berenang dulu sampai tengah, kemudian ke tepi, kurang lebih 50 meter baru melambaikan tangan,” kata Sugeng.

Namun, Sugeng tidak bisa membenarkan apakah korban bisa berenang atau tidak. Barang bukti yang diamankan pihak kepolisian adalah satu buah celana jeans pendek, satu buah topi, serta dompet.

“Katanya bisa berenang, rombongan merontok [mengerek] padi selama tiga hari. Baru kali ini menggunakan sungai, biasanya di aliran sungai kecil,” kata Sugeng.

Setelah melihat korban tenggelam, kedua saksi langsung melapor ke warga, dilanjutkan ke tim search and rescue (SAR). Tim SAR kemudian menerjunkan satu  SAR Unit (SRU) untuk susur sungai dan menyelam.  Selang kurang lebih lima puluh menit kemudian, menurunkan satu SRU lagi.

Wakil Komandan SAR Sukoharjo, Wiyanto, mengatakan informasi masuk ke Tim SAR Sukoharjo masuk 14.20, sampai lokasi 10 menit kemudian.

Baca juga: Korban Tewas Bus Wisata Karyawan Garmen Sukoharjo Menjadi 13 Orang

Dari tim yang bertugas susur sungai, korban ditemukan meninggal dunia pukul 16.00 WIB sejauh kurang lebih 400 meter dari titik lokasi kejadian. Waktu pencarian kurang lebih 40 menit.

“Informasi yang kami tahu dari saksi, sedang bersih-bersih diri [wisuh], ada yang minta tolong, ada teman lari yang menolong, tapi tidak mampu, sekitar 100 meter sudah tidak muncul lagi,” kata Wiyanto.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode