Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Covid-19 Melejit, Anies: Jangan Panik, Disiplin Prokes

Anies mengakui kasus Omicron pada berbagai kota lain di dunia menunjukkan peningkatan yang signifikan.
SHARE
Covid-19 Melejit, Anies: Jangan Panik, Disiplin Prokes
SOLOPOS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Solopos.com/Antara-M. Risyal Hidayat)

Solopos.com, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpesan agar masyarakat Ibu Kota tidak panik menghadapi lonjakan kasus positif Covid-19 varian Omicron pada beberapa hari terakhir ini.

Anies mengakui kasus Omicron pada berbagai kota lain di dunia menunjukkan peningkatan yang signifikan. Namun hal itu dapat diantisipasi dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

“Kita sudah lihat di berbagai kota lain di dunia lonjakannya terjadi amat cepat. Di sisi lain, jangan panik karena umumnya gejalanya ringan, atau tidak bergejala atau gejala sedang,” kata Anies seusai mengunjungi Kelenteng Hian Thian Siang Tee Bio di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (1/2/2022).

Menurut Anies, gejala pasien yang terpapar varian Omicron cenderung ringan-sedang atau bahkan tidak bergejala.

Baca Juga: Begini Aturan Karantina Pasien Omicron Sesuai SE Terbaru Wali Kota Solo

Oleh karena itu, jika merasakan gejala, warga harus melakukan tes usap. Kemudian jika dinyatakan positif dan tidak bergejala, segera melakukan isolasi mandiri dengan disiplin agar tidak menularkan kepada orang di sekitarnya.

Namun jika bergejala serius, warga harus mendatangi puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat.

Sejauh ini, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menilai tingkat keterisian rumah sakit atau bed occupancy ratio (BOR) masih terkendali.

“Kita berharap ini tidak meningkat sehingga tidak perlu ada pengurangan aktivitas karena kita tahu mobilitas penduduk itu harus dikendalikan apabila tingkat keterisian RS meningkat,” ucap Anies seperti dikutip Solopos.com dari Antara.

Baca Juga: Badai Covid-19, Laga Madura United Vs Persipura Ditunda

Sementara itu, berdasarkan data Pemprov DKI menunjukkan kasus varian Omicron meningkat hingga Senin kemarin.

Dari 2.892 orang yang terinfeksi, sebanyak 1.581 orang merupakan pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 1.311 orang lainnya disebabkan transmisi lokal.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode