Ciri-Ciri Doa Akan Dikabulkan Beserta Doa yang Disunahkan

Berikut ciri-ciri doa yang telah dipanjatkan akan dikabulkan lengkap dengan doa yang disunahkan.
SHARE
Ciri-Ciri Doa Akan Dikabulkan Beserta Doa yang Disunahkan
SOLOPOS.COM - Ilustrasi berdoa. (Freepik)

Solopos.com, SOLO — Seseorang yang berdoa tentu berharap hajat atau keingianannya terkabulkan. Ada beberapa ciri-ciri doa umat Islam akan dikabulkan oleh Allah SWT baik itu baru dilakukan sekali atau berulang kali.

Berdoa menjadi sarana berkomunikasi antara hamba kepada Tuhannya. Cara terbaik untuk mengabulkan hajat seseorang selain berusaha juga dengan memanjatkan doa.

PromosiCara Meningkatkan Omzet & Performa di Tokopedia, Enggak Sulit Kok!

Dikutip dari Inews, Minggu (26/12/2021), doa yang dikabulkan Allah SWT menurut ulama memiliki ciri-ciri di antaranya, saat berdoa hati merasa takut, kulit bergetar, hingga mengeluarkan air mata.

Baca Juga: Jangan Lupa! Baca Doa Setelah Azan Agar Dapat Syafaat Nabi

Seseorang yang menjumpai ciri-ciri tersebut disunahkan membaca doa sebagai berikut:

Alhamdulillahilladzi bi’ni’matihi tatimmushhoolihati

Artinya:

Ekspedisi Energi 2022

Segala puji bagi Allah SWT dengan-Nya kebaikan-kebaikan menjadi sempurna.

Doa tersebut bersumber dari hadits Nabi SAW dalam kitab kitab Tuhfatudzakirin karya Muhammad As Syaukani.

Baca Juga: Doa Sebelum Gosok Gigi atau Bersiwak, Agar Putih dan Kuat!

Waktu Mustajab Agar Terkabulnya Doa

Dikutip dari Liputan6, selain berdoa dengan sungguh-sungguh dengan niat yang baik agar menjumpai ciri-ciri doa akan dikabulkan. Ada waktu mustajab atau waktu agar dikabulkannya doa seperti firman Allah SWT yang artinya:

“Dan apabila hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka [jawablah] bahwa Aku dekat. Aku menjawab panggilan [doa]-nya orang yang berdoa ketika ia berdoa kepada-Ku.” (QS. Al-Baqarah: 186)

Waktu mustajab yang dapat dijumpai pada hari biasa dan juga hari istimewa. Pada hari biasa, waktu mustajab bisa dijumpai saat sujud, dalam sujud, setelah salat, di sepertiga malam terakhir, dan di antara azan dan iqamah.

Baca Juga: Menghapus Tato Bagi Orang yang Sudah Bertobat, Apakah Wajib?

Sementara pada hari istimewa bisa dijumpai saat puasa Ramadhan, sahur, di malam Lailatul Qadar, hari Arafah, saat turun hujan, hari Jumat, serta saat minum air zam-zam.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago