Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
 Foto udara tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban tertimbun longsor akibat gempa di Kampung Cijedil, Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (26/11/2022). Data dari BNPB mencatat hingga hari kelima korban meninggal dunia akibat gempa di Kabupaten Cianjur sebanyak 310 orang dan 24 orang masih belum ditemukan. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nym.
Espos Plus News

Cianjur Sudah Sering Hancur Diguncang Gempa

Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merupakan zona rawan gempa yang telah sering kali rusak akibat bencana alam.

Solopos.com, CIANJUR — Gempa bumi yang terjadi di Cianjur pada Senin (21/11/2022), kemungkinan merupakan siklus yang berulang setiap 20 tahun. Jika menilik catatan sejarah, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, mengatakan, gempa serupa terjadi di sana pada 1982 dan 2000.

Guncangan bumi di Cianjur itu bersumber dari pergerakan di sekitar sesar cimandiri yang memiliki potensi gempa hingga matgnitudo 6,7. Berdasarkan fakta tersebut, BMKG menyatakan Cianjur sebagai kawasan rawan gempa permanen. Selain Cianjur, kawasan di sekitarnya seperti Lembang, Sukabumi, Purwakarta, hingga Bandung, juga sudah sejak lama menjadi daerah rawan gempa.

Berita Terpopular
Indeks Berita
Part of Solopos.com
ISSN BRIN
Punya akun? Silahkan login
Daftar sekarang...
Support - FaQ
Privacy Policy
Tentang Kami
Kontak Kami
Night Mode