Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Cetak SDM Unggul Bidang Hulu Migas, Ini yang Dilakukan PHE dan STP

Pertamina Hulu Energi (PHE) dan Solo Techno Park (STP) melakukan kerja sama dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggulan di bidang hulu migas.
SHARE
Cetak SDM Unggul Bidang Hulu Migas, Ini yang Dilakukan PHE dan STP
SOLOPOS.COM - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka (kanan), disaksikan jajaran pimpinan PT Pertamina, PT PHE, SKK Migas dan STP, memukul gong menandai peresmian Pelatihan Oil and Gas Skill Centre of Indonesia STP-PHE, di STP, Senin (26/9/2022). (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

Solopos.com, SOLO — Pertamina Hulu Energi (PHE) dan Solo Techno Park (STP) melakukan kerja sama dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggulan di bidang hulu migas.

Pelatihan Oil and Gas Skill Centre of Indonesia STP-PHE tersebut diresmikan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka di STP, Senin (26/9/2022).

PromosiTokopedia Card Jadi Kartu Kredit Terbaik Versi The Asian Banker Awards 2022

Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PT PHE, Oto Gurnita, menyampaikan kerjasa sama tersebut dilakukan ebagai salah satu upaya untuk menyongsong tantangan ke depan yang dihadapi industri hulu migas, khususnya di PT PHE.

“Sebagai wujud menyongsong tantangan ke depan kami terus menyiapkan segalanya, termasuk talenttalent,” kata dia dalam sambutannya, Senin. Dia berharap kerja sama tersebut dapat berjalan lancar dan semakin harmonis.

Direktur SDM PT Pertamina (Persero), M. Erry Sugiharto, berharap kerja sama tersebut akan mencetak SDM yang memiliki semangat tinggi serta memiliki keahlian yang dibutuhkan perusahaan.

Baca Juga: Pertamina Uji Coba Batasi Pembelian Pertalite, 120 Liter per Mobil per Hari

Dia menyampaikan tantangan di dunia usaha khususnya bisnis sektor hulu migas masih dibayangi dengan pandemi Covid-19, peperangan antara Rusia dan Ukraina serta distrubsi disrupsi ekonomi global. Dimana hal itu berpengaruh terhadap dunia usaha khususnya industri hulu migas termausk Pertamina.

“Pertamina sebagai agen pembangunan yang turut menjadi katalisator, lokomotif perekonomian negara, perlu memastikan bahwa keberlanjutan bisnis perusahaan harus tetap terjaga untuk memastikan ketahanan dan kehandalan energi nasional,” kata dia.  Terlebih melihat kompleksitas PT Pertamina yang bergerak mulai hulu hingga hilir. Hal ini menuntut Pertamina harus menyiapkan talenta di seluruh perimeter wilayah operasi Pertamina.

Di sisi lain, sambungnya, PHE memiliki visi besar yakni menjadi perusahaan minyak dan gas bumi kelas dunia. “Manajemen meyakini dengan menyiapkan SDM unggul akan dapat menjawab tantangan itu. Salah satu strategi perusahaan untuk pencapaian itu adalah melakukan profiling antara kebutuhan pekerja dengan kebutuhan bisnis sehingga gap kompetensi bisa diidentifikasi dan selanjutnya disiapkan program pengembangannya dan tentunya harus tepat,” jelas dia.

Menurutnya, salah satu drive thru untuk mendapatkan output sesuai target yang diharapkan adalah melalui perjanjian yang dilakukan hari itu antara PHE dan STP. “Kami berharap kehadiran STP bisa menjadi wadah menciptakan perwira Pertamina menjadi global talent,” kata dia.

Baca Juga: Ini 5 Kilang Minyak di Indonesia, Cilacap Terbesar

Sementara itu Pemimpin STP, Yudit Cahyantoro, mengatakan saat ini di dalam kawasan STP terdapat klaster manufaktur yang salah satunya pelatihan vokasi di bidang manufaktur Oil and Gas Skill Center of Indonesia. Dia menyebut, STP memiliki komitmen mengembangkan industri hulu migas yang saat ini juga didukung SKK Migas dan K3S seluruh Indonesia.

“Pertamina adalah salah satu mitra yang bekerja sama dengan STP untuk melatih pekerja mereka di Oil and Gas Skill Center of Indonesia di STP. Kerja sama berlangsung 1 tahun dengan jumlah siswa yang akan dilatih di STP sejumlah 216 siswa dari 16 bidang keahlian yang ada di bidang hulu migas. Angkatan pertama jalan mulai hari ini dengan 16 orang,” kata dia.

Para peserta pelatihan adalah lulusan SMK/SMA yang dididik di bidang tertentu terkait hulu migas untuk ditempatkan di Pertamina.

“Harapannya dengan kerja sama ini semakin banyak lulusan SMK dan SMA yang terserap di industri hulu migas. Jadi kami melatih, mensertifikasi dan menyalurkan,” jelas dia.

Dia menyebutkan kerja sama tersebut merupakan kerja sama di tahun pertama. Diharapkan ke depan dapat berlangsung secara produktif dan menghasilkan talenta-talenta yang bisa eksis di industri hulu migas.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode