Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Cerita Bocah Pemulung Cilik Solo: Cari Rongsokan Sejak Usia 3 Tahun

Bocah pemulung cilik di Solo menceritakan kisahnya ikut mencari rongsokan sejak berusia tiga tahun.
SHARE
Cerita Bocah Pemulung Cilik Solo: Cari Rongsokan Sejak Usia 3 Tahun
SOLOPOS.COM - Kapolsek Banjarsari, AKP Pardjono, bersama Danramil Banjarsari dan pejabat Forkompincam setempat kembali memberikan bantuan uang untuk membeli peralatan sekolah, Sabtu (25/6/2022). (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Bantuan untuk dua bocah Kakak beradik yang menjadi pemulung cilik asal Kampung Cinderejo Lor, Gilingan, Banjarsari, Solo, Bagas Pamungkas, 10, dan Muhammad Risky Saputra, 7, terus mengalir.

Pada Sabtu (25/6/2022), Kapolsek Banjarsari, AKP Pardjono, bersama pejabat Forkompincam Banjarsari, mendatangi rumah indekos dua bocah itu. Mereka memberikan bantuan untuk membeli peralatan sekolah untuk Risky. Sebab dia segera bersekolah.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Bagas dan Risky telah didaftarkan di SDN Rejosari, Gilingan. Mereka akan memula masuk sekolah pada tahun ajaran baru 2022/2023. “Pada Sabtu pagi kami memberikan bantuan biaya untuk membeli peralatan sekolah,” ujar dia.

Mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, Pardjono menjelaskan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian TNI/Polri dan pemerintah, kepada masyarakat yang membutuhkan, seperti dua bocah pemulung cilik itu.

Cerita Bocah Pemulung

Selain memberikan bantuan itu, Pardjono sempat bertanya kepada Risky sejak kapan dirinya ikut memulung sang ibunda, Ani Sri Andani, 38. Risky pun mengungkapkan ikut memuling bersama ibunya sejak berumur tiga tahun.

Sedangkan ihwal bantuan uang yang diberikan, menurut Risky akan dibelikan tas dan sepatu untuk sekolah. Tidak lupa dia mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Terima kasih Pak Polisi atas bantuannya,” ungkap dia.

Baca juga: Ribuan Honda CB Nangkring di Terminal Tirtonadi Solo, Ngapain Ya?

Risky juga berjanji akan rajin belajar bila sudah mulai bersekolah. Sebab dia mengaku bercita-cita menjadi seorang polisi. Penuturan Risky pun diamini semua orang yang hadir di kamar indekos keluarga kecil Risky di Cinderejo Lor.

“Belajar yang rajin ya dik, semoga cita-cita menjadi seorang polisi bisa terwujud kelak,” pesan Pardjono sembari berpamitan. Sehari sebelumnya, Jumat (24/6/2022), Pardjono memberikan bantuan paket sembako ke mereka.

Ada juga bantuan alat tulis untuk sekolah Bagas dan Risky. Sepekan terakhir keluarga Bagas dan Risky menjadi perhatian publik. Sebab Bagas dan Risky bekerja mencari rongsok atau memulung untuk membantu ekonomi keluarga.

Baca juga: Mau Keliling Soloraya Naik Bus Wisata Solo? Segini Tarifnya

Beberapa bulan lalu Bagas viral di media sosial karena mencari barang rongsok di kawasan Pasar Klewer. Sedangkan Risky memulung di wilayah Kecamatan Banjarsari. Dia sendiri memulung barang yang masih punya nilai ekonomi.

Beberapa kali Solopos.com berpapasan dengan Risky saat berjalan kaki di Jl. Kapten Piere Tendean Nusukan, Banjarsari, sembari membawa sekarung barang hasil memulung. Saat memulung dia sendirian, tak ditemani ibundanya.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode