top ear
Screenshot video Jokowi serahkan jabatan Presiden ke Prabowo channel Rahasia Politik. (Istimewa/Youtube)
  • SOLOPOS.COM
    Screenshot video Jokowi serahkan jabatan Presiden ke Prabowo channel Rahasia Politik. (Istimewa/Youtube)

Cek Fakta: Jokowi Serahkan Jabatan Presiden ke Prabowo [HOAX]

Informasi “Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo” adalah misleading content atau konten yang menyesatkan.
Diterbitkan Selasa, 11/08/2020 - 09:20 WIB
oleh Solopos.com/Jafar Sodiq Assegaf
2 menit baca

Solopos, SOLO -- Video dengan judul bombastis diunggah akun Youtube Rahasia Politik. Channel Youtube ini menyebarkan informasi Joko Widodo (Jokowi) diduga bakal menyerahkan jabatannya sebagai Presiden ke Prabowo Subianto.

Rahasia Politik mengemas informasi ini dalam video berjudul JOKOWI AKUI SUDAH GAGAL SEBAGAI PRESIDEN & AKAN SERAHKAN SEMUA JABATAN PRESIDEN ke PRABOWO? Tanda tanya di akhir judul seolah untuk menghindari kesalahan lantaran yang dipakai adalah kalimat tanya, bukan pernyataan.

Meski begitu, narasi yang disampaikan oleh suara dalam video tersebut diracik agar seolah-olah dianggap sebagai pernyataan dari hasil penulisan jurnalistik.

Di Dalam video, tertulis “Breaking News. Jokowi Akui Gagal Sebagai Presiden Pengamat: Sudah Saatnya Jokowi Harus Mundur!” Video juga memuat himbauan "Biasakan Nonton Sampai Habis BIar Tidak Gagal Paham!!"

Hingga artikel ini ditulis, video tersebut telah ditonton 11.022 kali. Video disebarkan secara daring lewat jejaring sosial lain seperti Facebook, Twitter, hingga diembed (dilekatkan) oleh sejumlah situs blog.

Cek Fakta: Dokter Mahfoudz Ungkap Konspirasi Vaksin Amerika [Hoax]

Cek Fakta

Dari hasil pemeriksaan Tim Cek Fakta Solopos, video tersebut memuat informasi yang salah. Pasalnya, video diolah dari sejumlah potongan video lain yang diambil tanpa menyebut sumber. Video olahan tersebut disampaikan dengan narasi yang mengutip sejumlah media.

Berita-berita kutipan dari media tersebut hanya dibacakan sepanjang video tanpa menyebut korelasinya satu sama lain. Selain itu, dari awal hingga akhir video tak ada narasi yang mendukung spekulasi Jokowi bakal serahkan jabatan kepada Prabowo.

Narator awalnya membaca konten berita dari Tirto.id yang berjudul Jokowi Akui Kerja Pemerintah Terjebak Banyaknya Aturan yang dipublikasikan pada 28 Juli 2020.

Dalam pemberitaan tersebut, tidak ditemukan pernyataan Presiden Joko Widodo mengakui dirinya gagal dan akan menyerahkan jabatannya kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Kedua, pembacaan berita dari laman law-justice.co dengan judul artikel Dolar Bakal Tembus 20.000 & Ekonomi Kacau, Jokowi Harus Mundur yang diunggah pada 29 Juli 2020. Artikel itu hanya memuat pernyataan pengamat politik Muslim Arbi.

Sedangkan di bagian ketiga dari video itu memuat berita yang masih bersumber dari law-justice.co dengan judul Ngeri! Sri Mulyani Ungkap Ketidakpastian Ekonomi di 2021 yang dipublikasikan pada 28 Juli 2020.

Artikel itu merupakan hasil saduran dari berita cnbcindonesia.com berjudul Makin Ngeri! Sri Mulyani Beberkan Ketidakpastian di 2021. Di dalam dua artikel itu juga tidak ditemukan pernyataan Presiden Jokowi yang akan menyerahkan jabatannya pada Prabowo.

Cek Fakta: Siti Fadilah Supari Membocorkan Vaksin dari Amerika?

Kesimpulan

Informasi “Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo” adalah misleading content atau konten yang menyesatkan. Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.

Klaim pada video yang beredar bahwa Presiden Jokowi mengaku gagal dan menyerahkan jabatan presiden kepada Menhan Prabowo adalah salah. Faktanya, video tersebut memuat gabungan informasi dari sejumlah pemberitaan media yang tidak sinkron dengan judul video.


Editor : Profile Jafar Sodiq Assegaf
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com



berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini