Cegah Sejak Dini, Vaksinasi MR Lindungi Anak dari Campak & Rubella

Gejala campak meliputi demam tinggi, bercak kemerahan pada kulit, batuk dan pilek, sedangkan gejala rubella pada anak biasanya demam ringan, batuk pilek, mata merah, mirip gejala flu.
Cegah Sejak Dini, Vaksinasi MR Lindungi Anak dari Campak & Rubella
SOLOPOS.COM - Ilustrasi pemberian vaksin pada bayi. (Freepik.com)

Solopos.com, SOLO — Penyakit campak dan rubella merupakan infeksi yang disebabkan oleh virus campak dan rubella. Infeksi ini menular melalui saluran napas dan sangat mudah menular.

Anak-anak dan orang dewasa yang belum pernah mendapatkan imunisasi campak dan rubella atau belum pernah mengalami penyakit campak dan rubella memiliki risiko tinggi tertular. Rubella merupakan penyakit ringan pada anak, akan tetapi bila menulari ibu hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan dapat menyebabkan syndrome rubella kongenital yakni kelainan pada jantung dan mata, tuli, hingga keterlambatan perkembangan pada janin yang dikandungnya.

Walaupun penyakit ini tidak kelihatan fatal tetapi sebenarnya sangat berbahaya bila melihat komplikasinya antara lain radang paru2 (pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan, gizi buruk sampai dengan kematian.

Baca juga: Cotton Bud Tak Direkomendasikan, Begini Cara Tepat Membersihkan Telinga

Gejala dari campak pada anak meliputi demam tinggi, bercak kemerahan pada kulit, batuk dan pilek. Sedangkan gejala dari rubella pada anak biasanya demam ringan, batuk pilek, mata merah, mirip gejala flu.

Efek Samping

Dikutip dari laman rs-jih.co.id, Minggu (14/11/2021), salah satu cara mencegah penyakit campak dan rubella adalah dengan melakukan vaksinasi menggunakan vaksin MR. Vaksin MR adalah kombinasi vaksin campak (measles) dan rubella. Efek samping dari imunisasi ini hampir tidak ada, kalaupun ada hanya ringan seperti demam, kemerahan pada area suntikan dan bengkak yang akan hilang dalam waktu 2-3 hari.

“Apabila bayi sudah mendapatkan imunisasi campak, lebih baik tetap diberikan imunisasi MR untuk melindungi secara penuh terhadap campak dan rubela. Vaksin MR dapat diperolah di posyandu, puskesmas, rumah sakit, dan fasilitas kesehatan lainnya,” demikian penjelasan rs-jih.co.id.

Baca juga: Ini Loh Cara Pencegahan, Gejala, hingga Pengobatan Demam Berdarah

Vaksin tersebut sudah mendapatkan rekomendasi WHO dan telah mendapat ijin dari BPOM yang dinyatakan 95% efektif untuk mencegah campak/rubella. Imunisasi MR disarankan untuk anak umur 19 bulan sampai kurang dari 15 tahun. Imunisasi ini rutin diberikan untuk anak umur 9 bulan, selanjutnya umur 18 bulan dan kelas 1 SD. Ayo kita lindungi buah hati dari penyakit campak dan rubella dengan vaksin MR.



Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terpopular
    Indeks Berita
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago