[x] close
top ear
Bagyo Wahyono. (Solopos/Kurniawan)
  • SOLOPOS.COM
    Bagyo Wahyono. (Solopos/Kurniawan)

Cawali Solo Bagyo Wahyono Ternyata Jago Bikin Busana Jawa, Didi Kempot Salah Satu Kliennya

Calon wali kota atau cawali dari jalur independen Pilkada Solo 2020 Bagyo Wahyono ternyata jago mendesain busana Jawa dan salah satu kliennya Didi Kempot.
Diterbitkan Kamis, 9/07/2020 - 21:50 WIB
oleh Solopos.com/Kurniawan
2 menit baca

Solopos.com, SOLO -- Calon wali kota atau cawali Pilkada Solo 2020 dari jalur independen, Bagyo Wahyono, ternyata merupakan desainer ulung busana tradisional Jawa.

Busana Jawa karya laki-laki kelahiran 26 Januari 1961 itu sudah dipakai sejumlah tokoh dan artis Tanah Air. Mereka yang pernah pakai busana karya Bagyo di antaranya Didi Kempot, Tia AFI, Waldjinah, Djudjuk Djuariah, Wawin Laura, hingga mantan Bupati Wonogiri Danar Rahmanto.

Bagyo juga lah sosok di balik pembuatan busana Pakubuwono XIII saat penobatan sebagai Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Informasi itu disampaikan Bagyo saat berbincang dengan Solopos.com di kediamannya di Jl Ki Ageng Mangir Nomor 08 Penumping, Solo, Kamis (9/7/2020).

Gali Makam, Warga Dukuh Boyolali Temukan Potongan Kaki Arca

“Saya bisa semua, busana cowok dan cewek, tapi memang spesialisasi saya kebaya. Saya pernah diberi kesempatan membikin baju Pakubuwono XIII. Mendesain dan membikin busana mulai dari mustaka sampai bawah,” tutur Cawali Solo Bagyo Wahyono.

Bagyo mengaku butuh waktu dua bulan untuk mendesain dan membuat busana PB XIII. Dia tak bisa sembarangan membuat busana itu lantaran mesti menggunakan pakem-pakem busana seorang raja yang tidak bisa ditinggalkan.

Diakui Keraton

“Dulu itu termasuk membuatkan pernak-pernik aksesori seperti sulaman dan sebagainya. Karena ini busana raja otomatis ada pakem-pakem yang tak bisa ditinggalkan. Bersyukur karya saya bisa diakui Keraton Kasunanan,” sambung dia.

Rapid Test Calon PPDP Pilkada Sukoharjo: 10 Orang Reaktif!

Sebagai salah satu desainer dan penjahit baju, Bagyo Wahyono yang mendaftar cawali Solo lewat jalur independen ini mengaku tak tahu kenapa dirinya dipilih untuk membuatkan busana PB XIII.

Padahal di Solo cukup banyak desainer dan penjahit andal yang bisa diminta membuat busana itu. “Saya juga tidak tahu kenapa saya yang dipilih. Saya menyadari masih banyak desainer dan penjahit yang andal. Selain PB XIII saya juga pernah membuatkan busana beberapa tokoh dan artis, termasuk almarhum Didi Kempot,” kata dia.

3 Kali Diteror Eksibisionis, Wanita Ini Akhirnya Mengadu Ke Polsek Laweyan Solo

Busana buatan Bagyo untuk Didi Kempot bernama Basofi. Baju itu kerap dipakai penyanyi berjuluk The God Father of Broken Heart itu sebelum meninggal dunia.

Cawali Bagyo Wahyono yang masih menunggu proses verifikasi syarat dukungan untuk maju Pilkada Solo itu mengaku bangga dipercaya tokoh-tokoh dan artis untuk membuatkan busana.

“Saya merangkak dari bawah, mulai dari honor jahit Rp10.000-Rp12.000 hingga saat ini bisa mencapai Rp50 juta. Saya belajar menjahit saat masih duduk di bangku SMP dan terus menekuni pekerjaan ini hingga sekarang,” aku dia.


Editor : Profile Suharsih
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini