Catat!Jalan Alternatif Ini Disiapkan saat Perbaikan Jalur Pantura Demak

Proyek perbaikan Jalur Pantura di Demak akan berlangsung mulai Senin (23/5/2022) hingga Sabtu (4/6/2022).
SHARE
Catat!Jalan Alternatif Ini Disiapkan saat Perbaikan Jalur Pantura Demak
SOLOPOS.COM - Ilustrasi (Googleimage)

Solopos.com, DEMAK — Perbaikan jalan di jalur Pantai Utara (Pantura) di wilayah Demak, Jawa Tengah, akan berlangsung mulai Senin (23/5/2022) hingga Sabtu (4/6/2022). Selama perbaikan jalan tersebut diprediksi kepadatan arus lalu lintas di jalur padat tersebut akan terjadi.

Untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas itu, Satlantas Polres Demak akan melakukan berbagai upaya. Salah satunya mempersiapkan jalan alternatif yang bisa dilalui pengguna jalan selama proses perbaikan jalan berlangsung.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

“Kami juga sudah menyiapkan rambu lalu lintas penanda pengalihan arus,” kata Kasatlantas Polres Demak, AKP M. Gargarin Friyandi, Jumat (20/5/2022).

Surat untuk Bunda Selvi Gibran

Dia menuturkan rambu-rambu penanda tersebut sudah dipasang bekerja sama dengan instansi terkait. Di samping itu, pihaknya melakukan sosialisasi dengan menyebar peta jalan alternatif kepada masyarakat.

Baca Juga: Sesaji Rewanda Semarang, Saatnya Para Kera Berpesta

Selain itu, Satlantas Polres Demak juga menyiapkan rekayasa arus lalu lintas karena selama peninggian jalan pantura apabila terjadi ketersendatan arus lalu lintas.

“Kami juga melakukan rekayasa lalu lintas dengan contraflow selama pekerjaan peninggian jalan,” ujarnya.

Contraflow merupakan salah satu rekayasa lalu lintas guna mencegah terjadinya kepadatan, mengingat adanya peninggian jalan di Jalan Demak-Semarang Kilometer 11.20 hingga KM 11.40 serta dari arah Semarang menuju Demak KM 10.90 hingga KM 11.17.

Baca Juga: Tak Hanya Jateng, Semarang Juga Termasuk Kota Terpanas di Indonesia

Khusus kendaraan pribadi yang akan ke arah timur dapat melintasi pertigaan Genuksari—Pesar Genuk—Bulusari—Guntur—pertigaan halte—jalur pantura.

Sementara itu, kendaraan yang menuju arah barat dapat melintasi tiga jalan alternatif, yaitu jembatan layang—Wonosalam—Kebonagung—Gubug—Tegowanu—Karangawen—Mranggen—Semarang.

Kemudian melalui pertigaan halte Buyaran—Guntur—Karangawen—Mranggen—Semarang, dan terakhir melalui pertigaan Onggorawe—Bulusari—Mranggen—Semarang.

Pengguna jalan diimbau agar tetap berhati-hati, patuhi rambu-rambu lalu lintas dan patuhi perintah petugas yang berada di lapangan.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago