top ear
Catatan Peristiwa Dunia Hari Ini: 28 September 1950, Indonesia Gabung PBB
  • SOLOPOS.COM
    Bendera Indonesia di Markas Besar PBB. (Un.or.id)

Catatan Peristiwa Dunia Hari Ini: 28 September 1950, Indonesia Gabung PBB

Catatan peristiwa dunia hari ini, 28 September, dihimpun dari berbagai penjuru dunia. Masuknya Indonesia menjadi anggota PBB merupakan salah satu peristiwa yang terjadi pada 28 September.
Diterbitkan Jumat, 28/09/2018 - 00:20 WIB
oleh Solopos.com/Ginanjar Saputra
4 mnt baca -

<p><b>Solopos.com, SOLO</b> &mdash; Bermacam-macam peristiwa penting dan bersejarah terjadi dari tahun ke tahun pada 28 September. Masuknya Indonesia menjadi anggota PBB merupakan salah satu peristiwa yang terjadi pada 28 September.</p><p>Demi mengenangnya, <a href="https://www.solopos.com/"><i>Solopos.com</i></a> merangkum berbagai macam peristiwa itu dalam catatan peristiwa dunia hari ini, 28 September, yang dihimpun dari <i>Thepeoplehistory.com </i>dan <i>Wikipedia.org</i>.</p><p><b>1106<br /></b>Pasukan Inggris pimpinan Henry I menginvasi wilayah Normandia yang dikuasai saudaranya, Adipati Robert Curthose, dan memicu Pertempuran Tinchebray. Pertempuran itu berhasil dimenangi pasukan Inggris dan berakhir dengan ditahannya Robert Curthose.</p><p><img src="https://img.solopos.com/upload/img/valencia.jpg" alt="" />Ilustrasi James I memasuki wilayah Valencia. (<em>Wikimedia.org</em>)</p><p><b>1238<br /></b>Orang-orang muslim di Valencia menyerah kepada pasukan Aragon pimpinan James I yang telah mengepung beberapa wilayah di Valencia. James I berhasil menguasai Valencia dan diakui sebagai pemimpin orang-orang Valencia.</p><p><b>1538<br /></b>Pasukan Angkatan Laut Kesultanan Ottoman berhasil mengalahkan pasukan Angkatan Laut Republik Venesia dalam Pertempuran Preveza di perairan Preveza, Laut Tengah. Atas kemenangan itu, Kesultanan Ottoman berhasil merebut kekuasaan di perairan Preveza dari Republik Venesia.</p><p><b>1781<br /></b>Pasukan Amerika Serikat (AS) dibantu pasukan Kanada dan Prancis mulai mengepung Kota Yorktown di Virginia demi merebutnya dari pasukan Inggris. Salah satu pengepungan di masa Perang Revolusi Amerika itu berlangsung selama kurang lebih 20 hari. Pasukan AS bersama bala bantuannya lantas berhasil merebut kota tersebut dari cengkeraman Inggris.</p><p><b>1791<br /></b>Prancis menjadi negara pertama yang menerapkan emansipasi Yahudi. Emansipasi Yahudi merupakan proses menghilangkan diskriminasi terhadap orang-orang Yahudi. Dengan emansipasi Yahudi itu, orang-orang Yahudi di Prancis juga mendapatkan persamaan kewarganegaraan.</p><p><b>1917<br /></b>Bendera Thailand berwarna merah-putih-biru-putih-merah resmi digunakan. Warna merah memiliki arti negara, warna putih berarti agama, sedangkan biru bermakna raja. Secara keseluruhan, arti warna bendera Thailand adalah persatuan negara, agama, dan raja.</p><p><b>1918<br /></b>Pertempuran Ypres V antara pasukan Jerman dan pasukan Sekutu meletus di Ypres, Belgia. Salah satu pertempuran dalam Perang Dunia I itu berlangsung selama empat hari dan berakhir dengan kemenangan pasukan Sekutu.</p><p><b>1941<br /></b>Pemberontakan terhadap pasukan Bulgaria yang dilancarkan para revolusioner Yunani pecah di Drama, Yunani. Pertempuran antara pasukan pemberontak dan pasukan Bulgaria lantas berlangsung selama dua hari. Para pemberontak gagal mengusir tentara Bulgaria dari wilayah Drama. Sedikitnya 15.000 pemberontak dan warga sipil di Drama tewas dalam peristiwa yang dikenang dengan sebutan Pemberontakan Drama itu.</p><p><img src="https://img.solopos.com/upload/img/DKARI.jpg" alt="" />Logo Djawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKARI). <em>(Wikimedia.org</em>)</p><p><b>1945<br /></b>Djawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKARI) didirikan setelah pemerintah Indonesia mengambil alih kekuasaan di bidang perkeretaapian dari Jepang. Hari pendirian DKARI yang kini bernama PT Kereta Api Indonesia (Persero) itu lantas ditetapkan sebagai Hari Kereta Api Indonesia.</p><p><b>1950<br /></b>Indonesia secara resmi menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Namun pada 20 Januari 1965, Indonesia keluar dari organisasi tersebut sebagai bentuk protes terhadap PBB yang menerima Malaysia sebagai anggota tidak tetap. Maklum saja, waktu itu, Indonesia dan Malaysia sedang terlibat konfrontasi. Meski demikian, pada 28 September 1966, Indonesia resmi kembali menjadi anggota PBB.</p>


Editor : Rahmat Wibisono ,
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com
Kata Kunci :

berita terpopuler

Iklan Baris

berita terkini


Cek Berita Lainnya