top ear
Penggawa Persis Solo, Susanto. (Istimewa)
  • SOLOPOS.COM
    Penggawa Persis Solo, Susanto. (Istimewa)

Cari Penghasilan Tambahan, Penggawa Persis Solo Ramai-Ramai Jadi Peternak Ikan

Kompetisi Liga 2 diliburkan membuat penggawa Persis Solo mencari penghasilan tambahan.
Diterbitkan Sabtu, 4/04/2020 - 07:00 WIB
oleh Solopos.com/Chrisna Chaniscara
2 menit baca

Solopos.com, SOLO - Peliburan kompetisi sejak pertengahan Maret hingga akhir Mei cukup memukul kondisi finansial para pemain sepak bola, tak terkecuali penggawa Persis Solo.

Maklum, mereka harus rela menerima pemotongan gaji minimal 75% sejak Maret hingga Juni lantaran mandeknya kompetisi. Namun sejumlah penggawa Persis Solo tak hilang akal agar dapurnya tetap ngebul di masa jeda kompetisi.

Rapid Test Pemudik Nguter Sukoharjo Positif Corona, Sekda: Baru Screening Awal, Warga Tak Perlu Panik

Pelatih fisik Persis, Budi Kurnia, dan stoper, Susanto, kompak memilih beternak ikan sebagai tambahan penghasilan hingga kompetisi kembali digulirkan. Meski belum pernah menggeluti usaha itu, mereka nekat menjadi peternak ikan dadakan demi ikhtiar mencari sumber rezeki baru.

Budi Kurnia memanfaatkan dua kolam nganggur di kampung halamannya di Tarogong, Kabupaten Garut, untuk budidaya ikan nila, nilem dan bawal. “Kolam dulunya dipakai memelihara ikan untuk konsumsi pribadi. Setelah ayah meninggal, kolamnya kosong. Rencana mau saya manfaatkan lagi untuk beternak ikan,” ujar Budi saat dihubungi Solopos.com, Jumat (3/4/2020).

Pemkot Solo Siapkan SOP Karantina Pemudik, Begini Alurnya

Sebanyak 150 kilogram (kg) benih ikan telah ia tebar ke kolam sejak 28 Maret. Eks pelatih fisik PSIS Semarang ini belajar mandiri tentang ilmu beternak ikan plus distribusinya. Meski baru kali pertama membudidayakan ikan dengan jumlah banyak, Budi optimistis usahanya dapat sukses.

“Saya tebar 50 kg untuk masing-masing jenis ikan. Targetnya bisa panen saat Lebaran. Lumayan bisa untuk tambah-tambah saat Hari Raya,” ujarnya.

Budidaya Lele

Penggawa Persis Solo yang berposisi sebagai bek, Susanto, tak mau kalah. Pemain bernomor punggung 32 ini memilih membudidayakan ikan lele di kampung halamannya di Grobogan. Usut punya usut, beternak ikan ternyata bukan menjadi pilihan pertamanya untuk nyemplung di dunia usaha.

Isu Corona Tak Kuat Panas, Begini Penjelasan WHO

Pemain asal Purwodadi ini awalnya lebih tertarik berbisnis kuliner. “Pengin buka warung makan. Namun adanya wabah corona kayak gini warung pasti sepi. Ya sudah ternak lele saja,” ujar Susanto.

Senada Budi Kurnia, Susanto tak perlu membuat kolam baru untuk usahanya. Di rumahnya, Susanto memiliki kolam yang lama tak terpakai. “Daripada mubazir saya pakai lagi. Syukur-syukur bisa jadi penghasilan tambahan untuk selanjutnya,” kata dia.

Editor : Profile Ahmad Baihaqi
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

Properti Solo & Jogja


berita terkait