top ear
Ilustrasi swab test. (Reuters)
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi swab test. (Reuters)

Capaian Tes Swab Klaten Per Pekan Melebihi Target

Tak terbatas pada tracing, Satgas juga terus memperluas screening.
Diterbitkan Jumat, 4/12/2020 - 08:42 WIB
oleh Solopos.com/Taufiq Sidik Prakoso
2 menit baca

Solopos.com, KLATEN – Satgas Penanganan Covid-19 Klaten terus memperluas tes swab virus corona hingga disebut-sebut sudah melebihi target per pekan.

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Klaten, Sujarwanto Dwiatmoko, mengatakan langkah spesifik yang dilakukan di Klaten menanggapi kasus Covid-19 yang belakangan terus melonjak yakni dengan terus memperluas tracing dan tes swab.

“Melihat angka-angkanya membutuhkan tracing yang tinggi karena [kasus] kontak erat juga tinggi,” kata Sujarwanto saat ditemui Solopos.com di rumah dinas Wakil Bupati Klaten, Senin (30/11/2020).

Bukan Bawang Goreng, di Dubai Mi Instan Bertabur Emas

Sujarwanto menjelaskan belakangan tes Covid-19 di Klaten sudah melebihi target per pekan. Dia mencontohkan pada dua pekan lalu capaian uji swab sebesar 240 persen dari target per pekan.

“Sementara pada pekan ke-48 [pekan lalu], sudah melebihi target sampai 226 persen. Totalnya terakhir ada 3.040 spesimen yang kami lakukan uji swab dari target per pekan sebesar 1.340an spesimen,” kata Sujarwanto.

Perluasan tracing itu dilakukan untuk mencegah perluasan persebaran virus corona sekaligus untuk pemetaan. Tak terbatas pada tracing, Satgas juga terus memperluas screening.

Simak Tips Kelola Uang Gaji Versi Pandemi Ini!

Salah satunya pada tempat yang tak bisa terhindarkan dari kerumunan seperti tempat pengungsian warga dari daerah rawan bahaya erupsi Gunung Merapi.

Sujarwanto mengatakan swab test di tempat evakuasi sementara (TES) sudah mulai dilakukan beberapa waktu terakhir terutama pada dua TES yang sudah ditempat pengungsi yakni di Desa Balerante dan Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang.

“Alhamdulillah semuanya dengan hasil negatif,” jelas dia. Selain itu, screening pada kelompok rentan juga diperluas hingga ke kelompok ibu hamil. Para ibu hamil diwajibkan untuk melakukan swab test sebulan sebelum perkiraan waktu persalinan.

“Ini menjadi inovasi Klaten. Tujuannya sekali lagi agar terpetakan. Kalau kehamilan tanpa Covid-19 bisa melahirkan dimanapun. Tetapi kalau kehamilan dengan kasus Covid-19 dilakukan di tempat khusus dan sampai kami jadwalkan,” kata Sujarwanto.

Screening Kelompok Rentan Diperluas

Tempat persalinan khusus untuk ibu hamil terkonfirmasi positif Covid-19 itu sudah disiapkan di empat rumah sakit. Keempat rumah sakit itu yakni RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten, RSD Bagas Waras Klaten, RSU Islam Klaten, serta PKU Muhammadiyah Delanggu.

Tim Ahli Satgas Penanganan Covid-19 Klaten, Ronny Roekmito, membenarkan capaian swab test di Klaten belakangan melebihi target per pekan. Hal itu lantaran swab test tak terbatas pada kegiatan tracing.

Sasaran swab test melalui screening kelompok rentan diperluas. “Karena ada beberapa sasaran tambahan seperti pengungsi dan ibu hamil hingga capaian swab test di Klaten tinggi,” kata dia.

Korban PHK Pandemi, Eks Pramugari Banting Setir Jualan Gas Elpiji


Editor : Profile Rohmah Ermawati
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com
DataUtama

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini