Calhaj Karanganyar Bakal Disuntik Ulang Vaksin Meningitis

Kemenag Karanganyar merencanakan adanya penyuntikan ulang vaksin meningitis bagi jemaah calon haji (calhaj) yang tertunda keberangkatannya selama dua tahun.
SHARE
Calhaj Karanganyar Bakal Disuntik Ulang Vaksin Meningitis
SOLOPOS.COM - Ilustrasi Vaksinasi Lansia. (Harian Jogja/Jumali)

Solopos.com, KARANGANYAR — Kementerian Agama (Kemenag) Karanganyar berencana mengulang penyuntikan vaksin meningitis bagi jemaah calon haji asal Kabupaten Intanpari.

Suntikan ulang vaksin meningitis akan diberikan jika keputusan pemberangkatan jemaah calon haji diumumkan pemerintah. Sedikitnya ada 860 calhaj asal Karanganyar yang tertunda keberangakatannya ke Tanah Suci selama dua tahun ini.

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Karanganyar, Sofyan Hadi, mengatakan belum ada informasi resmi dari pemerintah pusat terkait keberangkatan para calhaj. Kendati demikian, dia mengatakan persiapan tetap terus dilakukan Kemenag apabila sewaktu-waktu ada informasi soal pemberangkatan jemaah calhaj.

Baca Juga: Batal Berangkat ke Tanah Suci, 850 Calhaj Karanganyar Diminta Lakukan Ini

“Persiapan tetap jalan seperti pengurusan administrasi keimigrasian. Misalnya paspor yang kedaluwarsa supaya diperpanjang,” kata dia, Selasa (25/1/2022).

Selain administrasi keimigrasian, dia mengatakan jemaah calhaj juga mempersiapkan dokumen kesehatan. Di antaranya dokumen telah divaksin Covid-19 dan meningitis. Untuk vaksin Covid-19, para jemaah calhaj disarankan melakukan vaksinasi booster meski belum ada keputusan resmi dari pemerintah pusat. Kemudian yang lebih utama adalah vaksin meningitis.

“Vaksin meningitis ini perlu diulang lagi karena umurnya dua tahun. Nanti mungkin ada kebijakan baru dari dinas kesehatan untuk diulang lagi bagi calon jemaah yang tertunda,” ungkap Sofyan.

Baca Juga: Dokumen 850 Calhaj Karanganyar Tetap Diproses Meski Belum Pasti Kapan Berangkat

Dia meminta jemaah calhaj bersabar dan menunggu keputusan pemerintah pusat untuk pemberangkatan ke Tanah Suci. Saat ini Pemerintah Arab Saudi baru sebatas membuka keran bagi jemaah umrah. Untuk di Kabupaten Karanganyar sendiri, dia mengatakan sejauh ini belum ada jemaah umrah yang berangkat ke Tanah Suci.

Imbauan sama juga diberikan bagi jemaah umrah asal Kabupaten Karanganyar untuk melakukan vaksin booster.

Kepala Puskesmas Mojogedang II, Sri Mulyani mengatakan, telah mengirimkan surat edaran kepada pemerintah desa supaya jemaah calhaj dan umrah dapat mengikuti vaksinasi booster.

“Ada beberapa jemaah calon haji dan umrah ke puskesmas untuk vaksin booster,” katanya.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago