top ear
Ilustrasi Kecelakaan (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi Kecelakaan (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)

Bus Rela, Truk & Motor Terlibat Laka Karambol di Jalan Solo – Purwodadi

Kecelakaan karambol yang melibatkan bus Rela, truk boks, dan sepeda motor terjadi di ruas jalan Solo - Purwodadi, Selasa (2/3/2021).
Diterbitkan Selasa, 2/03/2021 - 14:32 WIB
oleh Solopos.com/Muh Khodiq Duhri
2 menit baca

Solopos.com, SRAGEN – Bus Rela jurusan Solo-Purwodadi-Blora terlibat kecelakaan karambol di jalan Solo – Purwodadi, tepatnya di kawasan Doyong, Miri, Sragen, Selasa (2/3/2021). Satu orang dilarikan ke rumah sakit akibat insiden kecelakaan karambol di jalan provinsi tersebut.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, kecelakaan karambol itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Kecelakaan itu melibatkan tiga unit kendaraan bermotor yang sama-sama melaju dari arah selatan.

Kecelakaan karambol itu bermula ketika sebuah sepeda motor Yamaha Jupiter yang dikendarai seorang ibu-ibu yang melaju dari arah Solo. Di belakang sepeda motor itu, melaju sebuah truk boks yang disusul bus Rela.

Baca juga: Terlindas Bus Eka di Sragen, Warga Ngawi Meninggal

Kronologi

Sesampainya di depan Balai Desa Doyong, truk boks itu bermaksud mendahului sepeda motor. Diduga truk boks itu kurang ke kanan sehingga menyerempet sepeda motor yang dikendarai ibu-ibu.

Akibatnya, ibu-ibu yang belum diketahui namanya itu pun terjatuh. Sontak, pengemudi truk boks itu menghentikan laju kendaraan atau mengerem secara mendadak. Akibatnya, bus Rela yang melaju di belakangnya pun menabrak bagian belakang dari truk itu.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Wanita yang mengendarai sepeda motor itu mengalami sedikit luka lecet, namun terlihat syok. Dia pun dilarikan ke rumah sakit di Gemolong, Sragen, dengan ambulans.

“Si ibu sempat terduduk lesu setelah terjatuh. Ia kemudian dilarikan ke RS di Gemolong dengan menggunakan ambulans. Ia mengalami sedikit luka, mungkin syok juga namanya orang tua,” ujar Joko Mulyono, perangkat Desa Doyong, kepada Solopos.com seusai kejadian.

Baca juga: Makan Korban di Sragen, Pengobatan Sangkal Putung Bisa Digugat?

Joko memastikan ibu-ibu yang menjadi korban kecelakaan karambol itu bukan warga setempat. Ada kemungkinan si ibu tidak bermaksud belok kanan baik menuju balai desa maupun ke SD setempat.

“Kalau dia mau belok kanan, kemungkinan dia seorang guru, wali murid atau mau datang ke balai desa. Tapi, dia bukan warga sekitar. Kemungkinan dia mau jalan lurus dari Gemolong menuju arah Sumberlawang. Sepeda motornya sempat dititipkan di balai desa saat ia dilarikan ke RS dengan ambulans,” papar Joko.

Bus Rela itu pun mengalami sedikit kerusakan pada bodi bagian depan. Namun, kaca depan masih utuh. Sejumlah penumpang bus Rela tersebut terpaksa dioper ke bus Rela yang melaju di belakangnya.

Baca juga: Sering Dicari di Wonogiri, Ini Ciri-Ciri Luweng yang Hilang: Tertutup Tanah Hitam & Sampah


Editor : Profile Chelin Indra Sushmita
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terpopuler

Iklan Baris

berita terkini


Cek Berita Lainnya