Bupati Cilacap Bantah Warganya Terpapar Omicron

Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, memastikan tidak ada warganya yang terpapar Covid-19 varian baru Omicron.
SHARE
Bupati Cilacap Bantah Warganya Terpapar Omicron
SOLOPOS.COM - Bupati Cilacap, Tatto S. Pamuji. (Instagram)

Solopos.com, CILACAPBupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, membantah kabar mengenai adanya warga Cilacap yang terkonfirmasi Covid-19 varian baru, Omicron.

Sebelumnya, beredar kabar ada sembilan orang di Jateng yang terdeteksi positif Omicron melalu hasil pemeriksaan whole genome sequencing (WGS). Dari sembilan orang itu, salah satunya menjalani tes WGS di RS Pertamina Cilacap.

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Kendati demikian, Bupati Tatto memastikan jika satu orang yang dinyatakan positif Omicron dari Cilacap itu bukanlah warga Kabupaten Cilacap. Pasien itu berasal dari Sumatra Utara yang tengah singgah sebentar di Cilacap.

Baca juga: Waspada! Omicron Sudah Masuk Jateng, 9 Orang Terpapar

“Kami pastikan ZS, 51, bukan warga Cilacap. Yang bersangkutan adalah warga Kota Pematang Siantar, Sumatra Utara, yang singgah di Cilacap,” jelas Tatto saat jumpa pers di Rumah Dinas Bupati Cilacap, Senin (24/1/2022).

Ia mengatakan berdasarkan kronologi yang dihimpun Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap, ZS diketahui melakukan perjalanan dari Jakarta untuk menemui salah seorang kolega di Cilacap pada 4 Januari 2022.

ZS turun di salah satu stasiun di Cilacap, kemudian menumpang ojek menuju penginapan. “Akan tetapi Bapak ZS bilang tidak ingat lokasi menginapnya, nama penginapannya, tidak ada kuitansi pembayarannya,” kata Bupati Cilacap.

Keesokan harinya, bupati.

Keesokan harinya, Rabu (5/1/2022), ZS mendatangi RS Pertamina Cilacap untuk menjalani tes PCR karena hendap pulang ke Medan melalui Yogyakarta. Akan tetapi, sebelum hasil tes PCR keluar, ZS sudah pergi ke Yogyakarta karena dijemput saudaranya.

“Oleh karena hasil tes PCR-nya positif, Pak ZS kemudian menjalani isolasi mandiri di tempat saudaranya yang berlokasi di Godean, Kabupaten Sleman. Kondisinya baik dan tanpa gejala,” katanya.

Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Cilacap pada Jumat (21/1/2022) menerima hasil pemeriksaan sampel WGS atas nama pasien berinisial ZS dan yang bersangkutan dinyatakan terkonfirmasi varian omicron.

Baca juga: Jateng Catat Perdana Kasus Omicron, Gubernur Ganjar: Tidak Perlu Panik

Terkait dengan hal itu, Bupati mengimbau masyarakat Kabupaten Cilacap untuk tidak lengah dan tetap waspada serta disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Jaga jarak, hindari kerumunan, selalu memakai masker, selalu cuci tangan pakai sabun dan air mengalir, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Bagi yang belum divaksin agar segera ikuti vaksinasi, semoga pandemi Covid-19 segera berakhir,” katanya.

Kapolres Cilacap, AKBP Eko Widiantoro, mengatakan pihaknya akan lebih selektif dalam melakukan upaya penegakan protokol kesehatan, khususnya di tempat-tempat rawan terjadinya kerumunan yang dapat meningkatkan penularan Covid-19. Menurut dia, pihaknya akan segera menggelar rapat dengan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap terkait dengan pelaksanaan kegiatan-kegiatan penegakan protokol kesehatan.

“Sebelum ini [kasus omicron] merebak, kami, minimal melakukan upaya-upaya pencegahan secara maksimal,” katanya.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago