[x] close
top ear
Anggota Polsek Eromoko dan perangkat Desa Pasekan mengevakuasi orag bunuh diri di Dusun Banyon RT 001/RW 007, Pasekan, Eromoko, Wonogiri, Selasa (17/3/2020). (Istimewa/Polres Wonogiri)
  • SOLOPOS.COM
    Anggota Polsek Eromoko dan perangkat Desa Pasekan mengevakuasi orag bunuh diri di Dusun Banyon RT 001/RW 007, Pasekan, Eromoko, Wonogiri, Selasa (17/3/2020). (Istimewa/Polres Wonogiri)

Bunuh Diri di Wonogiri: Putus Asa, Warga Eromoko Nekat Nggantung

Kasus bunuh diri kembali terjadi di Wonogiri. Seorang warga Kecamatan Eromoko, Wonogiri, Sg, 70, ditemukan gantung diri, Selasa (17/3/2020) pukul 05.30 WIB.
Diterbitkan Selasa, 17/03/2020 - 19:55 WIB
oleh Solopos.com/M. Aris Munandar
2 menit baca

Solopos.com, WONOGIRI -- Kasus bunuh diri kembali terjadi di Wonogiri. Seorang warga Kecamatan Eromoko, Wonogiri, Sg, 70, ditemukan gantung diri, Selasa (17/3/2020) pukul 05.30 WIB.

Sg ditemukan bunuh diri dengan di kebun tetangga belakang rumahnya di Eromoko, Wonogiri. Ia menggunakan tangga dari bambu untuk memanjat pohon, kemudian menggantung diri di atas jalan setapak area kebun tetangganya.

Kapolsek Eromoko, Iptu Anom Prabowo, mengatakan berdasarkan keterangan yang dihimpun dari para saksi, jasad Sg kali pertama ditemukan tetangganya, Sr.

Karyawan Batik Keris Tertabrak KA Bandara Solo di Makamhaji Kartasura

Saat itu, Sr tengah memasak air di dapur dan menengok ke arah barat belakang rumah. Dia kaget melihat Sg tergantung dan sudah tidak bergerak.

Sr kemudian memanggil menantunya, Wy, untuk melihat dengan lebih teliti. Wy mengenali orang yang menggantung itu adalah tetangganya. Kemudian Wy melaporkan peristiwa itu ke perangkat desa setempat dan Kapolsek Eromoko.

Dari hasil penyelidikan, Sg pernah jatuh. Dia mengeluh kaki dan lututnya tidak kunjung sembuh.

Mayat Pria Lansia Boyolali Ditemukan Berselimut Biru Di Lantai Rumahnya

“Beberapa hari lalu, ia pernah berbicara dengan tokoh masyarakat bahwa ia pengin meninggal. Kemudian korban diperingatkan untuk selalu sabar dan tidak berpikiran aneh,” kata Kapolsek saat dihubungi Solopos.com, Selasa.

Tidak Ditemukan Tanda-Tanda Penganiayaan

Sg diduga bunuh diri karena putus asa sakit di kakinya tak kunjung sembuh. Dalam kejadian tersebut tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.

Pasien Positif Corona Meninggal di Semarang Sempat ke Jakarta, Jogja, hingga Bali

Sebelumnya, peristiwa orang bunuh diri dengan alasan kaki sakit tak kunjung sembuh juga terjadi di Kecamatan Baturetno, Wonogiri.

Orang tersebut berinisial, Sw, 65, ditemukan meninggal dengan cara gantung diri di pohon mangga depan rumahnya, Rabu (11/3/2020) pukul 08.30 WIB.

Menurut keterangan dari tetangganya, DR, pada pukul 07.00 WIB, tetangga sebelah rumah Sw hendak berangkat ke rumah sakit. Saat itu Sw terlihat masih duduk di teras rumah.

ODP Waspada Corona Sragen Tambah Jadi 139 Orang, Bupati Bentuk Gugus Tugas

DR mengatakan sebenarnya rumah Sw tidak jauh dari permukiman, hanya tetangga sekitar kebetulan sedang pergi sehingga tidak mengetahui saat warga Wonogiri tersebut gantung diri.


Editor : Profile Suharsih
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini