top ear
Pihak yang terlibat keributan di Cemara Kandang dimediasi oleh Polsek Tawangmangu, Karanganyar Sabtu (27/2/2021). (Istimewa-dok. Warga)
  • SOLOPOS.COM
    Pihak yang terlibat keributan di Cemara Kandang dimediasi oleh Polsek Tawangmangu, Karanganyar Sabtu (27/2/2021). (Istimewa-dok. Warga)

Buntut Gegeran Rombongan Perguruan Silat & Tukang Parkir di Tawangmangu, Ini Langkah Polisi

Ini langkah yang bakal dilakukan polisi mengantisipasi gegeran antara rombongan perguruan silat dan tukang parkir di Karanganyar.
Diterbitkan Selasa, 2/03/2021 - 19:05 WIB
oleh Solopos.com/Sri Sumi Handayani
2 menit baca

Solopos.com, KARANGANYAR – Polisi akan semakin rutin melaksanakan patroli ke sejumlah lokasi yang disinyalir menjadi tempat menongkrong komunitas terutama saat akhir pekan. Langkah itu diambil untuk mengantisipasi gegeran antara rombongan perguruan silat dengan tukang parkir di Tawangmangu.

Pada Sabtu (27/2/2021) terjadi gegeran antara rombongan salah satu perguruan silat dengan tukang parkir di ruas jalan Cemara Kandang, Tawangmangu, Karanganyar. Perseteruan tersebut berujung damai setelah forum koordinasi pimpinan kecamatan (forkopimca) Tawangmangu menggelar mediasi di Mapolsek Tawangmangu.

Baca juga: Kronologi Rombongan Perguruan Silat & Tukang Parkir Gegeran di Karanganyar, Ternyata Gegara Ini

Kapolsek Tawangmangu, AKP Ismugiyanto, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Muchammad Syafi Maulla, menuturkan persoalan tersebut sudah rampung. Polisi sempat mengamankan delapan orang setelah kejadian itu. Tetapi delapan orang itu sudah dijemput penanggung jawab masing-masing wilayah perguruan silat tersebut.

"Sudah selesai. Delapan orang sudah dijemput ketua ranting masing-masing. Ada yang dari luar Karanganyar," ujar Is, sapaan akrabnya, saat dihubungi Solopos.com, Selasa (2/3/2021).

Meski demikian, lanjut Is, polisi akan rutin melaksanakan patroli di sejumlah lokasi yang menjadi favorit rombongan menongkrong. Dia mencontohkan kawasan wisata yang sering dikunjungi rombongan kendaraan maupun komunitas lain saat akhir pekan.

"Antisipasi itu yang penting kami sekarang untuk rombongan kendaraan itu. Lalu komunitas-komunitas lain. Misalnya ada rombongan motor naik, komunitas naik ke Cemara Kandang ya kami patroli. Tiap Sabtu dan Minggu itu akan kami pantau terus yang datang ke daerah wisata," ungkap dia.

Baca juga: Data 2020 Jumlah PSK di Solo 0, Yakin Valid?

Pantauan Medsos

Selain pemantauan langsung, anggota Polsek Tawangmangu bekerja sama dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karanganyar memantau aktivitas warga internet di media sosial. Terutama berkaitan dengan informasi pertemuan komunitas di wilayah Kabupaten Karanganyar.

"Kerja sama dengan Satlantas Polres Karanganyar. Kalau di media sosial ada informasi temu kangen, sunmori [sunday morning riding]. Kami cek, patroli. Kami imbau," ungkapnya.

Is menyampaikan tidak melarang masyarakat berkunjung ke objek wisata di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Tetapi, dia berharap masyarakat dapat berlaku tertib dan tidak menimbulkan kegaduhan.

"Kalau mau makan di rumah makan, silakan makan. Setelah makan, bayar, ya sgera meninggalkan lokasi. Ini masih pandemi Covid-19, jangan terlalu lama berkerumun. Pertama tidak merugikan pemilik warung. Yang kedua tidak merugikan diri sendiri dan orang lainm" tandasnya.

Baca juga: Terawangan Sesepuh Jadi Kunci Pencarian Luweng di Wonogiri


Editor : Profile Chelin Indra Sushmita
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terpopuler

Iklan Baris

berita terkini


Cek Berita Lainnya