Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Buka Whatsapp Center, Polres Sragen Kebanjiran Aduan, Ini Nomornya

Sejak diluncurkan pada awal 2021, Whatsapp Center Polres Sragen selalu kebanjiran aduan. Jumlah aduan yang masuk bisa sampai 100 aduan per hari.
SHARE
Buka Whatsapp Center, Polres Sragen Kebanjiran Aduan, Ini Nomornya
SOLOPOS.COM - Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama (kanan) memberikan penjelasan kepada wartawan tentang Operasi Patuh Candi 2022 di Mapolres Sragen, Senin (13/6/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Layanan WhatsApp (WA) Center Polres Sragen di nomor 0887-7110-110 masih bertahan hingga kini sejak diluncurkan pada awal 2021. Sejak itu, Polres Sragen kebanjiran aduan masyarakat yang jumlahnya 50 hingga 100-an laporan tiap hari. Isi aduannya pun bermacam-macam.

Kapolres Sragen, AKBP Piter Yanottama, mengatakan layanan WA Center itu peninggalan Kapolres Sragen sebelumnya, yakni AKBP Yuswanto Ardi. Tujuannya untuk mendekatkan Polres ke masyarakat.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Lewat WA Center itu, masyarakat bisa dengan mudah melaporkan tindak pelangaran atau kejahatan di sekitar mereka.

“Aduan yang lewat WA Center itu antara 50-100 aduan per hari. Kami juga menempatkan personel pelayanan selama 24 jam,” jelasnya saat ditemui wartawan di sela-sela perayaan Hari Bhayangkara ke-76 di Mapolres Sragen, Jumat (1/7/2022).

Piter menyampaikan banyak inovasi yang dilakukan Polres Sragen. Salah satu yang berjalan efektif adalah WA Center sebagai pengganti call center 110. Semua aduan yang masuk lewat aduan itu, ujar dia, selalu dicek secara harian. Meskipun aduannya lewat WA, kata dia, tetap direspons dan mendistribusikan sesuai dengan wewenang masing-masing.

Baca Juga: Polres Sragen Punya Tradisi Unik Bagi Anggotanya yang Naik Pangkat

“Setiap aduan yang masuk itu kemudian dikomunikasikan ke polsek setempat. Laporan yang masuk itu misalnya pohon tumbang, keacetan, dan lainnya. Semua aduan itu harus ditindaklanjuti,” katanya

Lebih jauh Piter menjelaskan tantangan Polres Sragen ke depan, mendekati tahun politik 2024. Anggota kepolisian harus lebih maksimal dalam menjaga kondusivitas daerah.

“Hari Bhayangkara ke-76 ini menjadi momentum bagi kami untuk instropeksi diri terkait dengan capaian kinerja Polres Sragen selama setahun terakhir. Hari Ulang Tahun ke-76 tahun ini menjadi pelecut semangat bagi Polri dalam pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Yang belum optimal dievaluasi dan diperbaiki, terutama berkaitan dalam pengelolaan kamtibmas [keamanan, ketertiban, masyarakat], operasional, dan penegakan hukum,” jelasnya.

Baca Juga: Silaturahmi, Kapolres Sragen Ajak Perguruan Silat Jaga Kondusivitas

Kabag Sumda Polres Sragen, Kompol Sunarso, menyampaikan dalam momentum Hari Bhayangkara ada 68 anggota yang mendapat kenaikan pangkat.

“Kenaikan pangkat itu terdiri atas Bripda ke Briptu sebanyak 31 orang. Briptu ke Brigadir sebanyak tiga orang. Berigadir ke Bripka empat orang. Bripka ke Aipda sebanyak 26 buah. Dari Aipda ke Aiptu sebanyak empat orang. Satu lagi dari Aiptu ke Ipda sebanyak satu orang,” jelasnya.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode