Boyolali Dapat Tambahan 500 Vial Vaksin Covid-19, Ini Peruntukannya
Solopos.com|soloraya

Boyolali Dapat Tambahan 500 Vial Vaksin Covid-19, Ini Peruntukannya

Selama Ramadan vaksinasi tetap berjalan mengacu pada fatwa dari MUI yang menyebutkan vaksinasi di bulan Ramadan tidak membatalkan puasa.

Solopos.com, BOYOLALI -- Kabupaten Boyolali telah kembali mendapatkan tambahan vaksin Covid-19 jenis Sinovac sebanyak 500 vial. Sementara ini, proses vaksinasi di Boyolalimasih fokus untuk sasaran golongan lanjut usia (lansia).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Ratri S. Survivalina, mengatakan tambahan vaksin Covid-19 tersebut digunakan untuk menyelesaikan capaian vaksinasi yang sudah berjalan.

"Untuk menyelesaikan dosis kedua dari yang sudah berjalan," kata dia kepada Solopos.com, Jumat (23/4/2021).

Baca juga: 33 Warga Klaster Piknik Boyolali Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Mengenai sasaran vaksinasi, Ratri mengatakan pada vaksinasi tahap kedua, lebih difokuskan untuk menyasar petugas pelayanan publik dan lansia.

"Tapi untuk sementara nanti untuk pelayanan publik dihentikan dulu, diprioritaskan untuk lansia. Kalau capaian lansia sudah lebih dari 50% baru menyelesaikan pelayanan publik. Setelah pelayanan publik selesai baru ke tahap berikutnya, yakni masyarakat umum," lanjut dia.

Data vaksinasi di Boyolali, berdasarkan informasi yang disampaikan di website Dinkes Boyolali, pada 23 April 2021 untuk sasaran lansia telah diberikan vaksin jenis Sinovac dan Astrazeneca.

Baca juga: 2 Hari Operasi, 50 Motor Berknalpot Brong Disita Polisi Boyolali

Untuk Sinovac telah diberikan pada 5.591 untuk dosis pertama dan 416 untuk dosis kedua. Sedangkan untuk vaksin Astrazeneca telah diberikan pada 1.422 sasaran untuk dosis pertama.

Sedangkan secara umum, vaksin Sinovac telah diberikan pada 33.502 sasaran untuk dosis pertama dan 20.879 sasaran untuk dosis kedua. Sedangkan vaksin Astrazeneca, telah diberikan kepada 4.857 sasaran dosis pertama.

Sebelumnya dia mengatakan selama Ramadan ini, vaksinasi tetap berjalan. Hal itu mengacu pada fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ratri mengatakan dari fatwa tersebut menyebutkan vaksinasi di bulan Ramadan tidak membatalkan puasa bagi yang menjalankan puasa.

Untuk itu vaksinasi bagi lansia juga terus berjalan. Salah satunya dilakukan di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali.

Baca juga: Digelar Luring, Jadwal Ujian SD dan SMP di Boyolali Mundur di Tanggal Ini



Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler
Berita Terkini
Indeks
Berita Video
View All

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago