top ear
Suporter Pasoepati menyalakan kembang api saat mendukung tim kesayangannya, Persis Solo yang melawan Persik Kediri dalam laga Divisi Utama LPIS di Stadion Manahan, Solo. (JIBI/SOLOPOS/Agoes Rudianto)
  • SOLOPOS.COM
    Suporter Pasoepati menyalakan kembang api saat mendukung tim kesayangannya, Persis Solo yang melawan Persik Kediri dalam laga Divisi Utama LPIS di Stadion Manahan, Solo. (JIBI/SOLOPOS/Agoes Rudianto)

Bos Persis Solo Siap Mundur, Begini Respons Suporter

Bos Persis Solo, Vijaya Fitriyasa, nyalon sebagai Ketua Umum PSSI.
Diterbitkan Kamis, 31/10/2019 - 22:25 WIB
oleh Solopos.com/Ivan Andimuhtarom
2 menit baca

Solopos.com, SOLO - Rencana bos Persis Solo, Vijaya Fitriyasa, mundur dari tim kebanggaan wong Solo menuai berbagai respons. Dua kelompok suporter pendukung Laskar Sambernyawa memiliki pandangan yang berbeda soal langkah yang akan diambil sang raja minyak asal Jakarta itu.

Vijaya menyatakan akan mundur dari Persis Solo jika terpilih sebagai Ketum PSSI. Kongres PSSI akan digelar Sabtu (2/11/2019). Vijaya beralasan keputusan itu akan diambil untuk menghindarkan adanya konflik kepentingan. Ia juga meminta pengurus PSSI yang terpilih meninggalkan posisi mereka di klub masing-masing.

Rencana itu ditanggapi dingin oleh Pasoepati. Presiden Pasoepati, Aulia Haryo Suryo, mengatakan Vijaya Fitriyasa sebaiknya segera memilih antara Ketum PSSI atau fokus mengelola Persis Solo.

Menurut dia, saat jumpa pers di Hotel Alila beberapa waktu lalu, Vijaya pernah mengungkapkan ingin menjadikan Persis Solo sebagai super klub.

UMK Solo 2020 Disepakati Rp 1,95 Juta

"Kami managih janji itu [menjadikan Persis super klub], tapi kalau saat ini [Vijaya] maju ke PSSI berarti Persis hanya sebagai cadangan apabila beliau kalah dalam pemilihan [Ketum PSSI]," ujarnya saat dihubungi Solopos.com, Kamis (31/10/2019).

Menurut lelaki yang akrab disapa Rio itu, Vijaya seharusnya sedari awal memutuskan pilihan tersebut. Dengan adanya konflik internal antara manajemen Persis dengan stakeholders, pernyataan Vijaya dalam diskusi di Jakarta, Rabu (30/10/2019) malam membuat Pasoepati menilai Persis hanya dijadikan kendaraan.

Bocah SMP Tepergok Cabuli Bocah SD di Kebun Jagung

“Tentu ini membuat teman-teman Pasoepati kecewa,” kata dia.

Meski demikian, Rio dan Pasoepati akan melihat perkembangan situasi yang terjadi pascapemilihan ketua PSSI. Mereka akan memberikan sikap setelah melihat langkah ke depan yang diambil Vijaya.

Sementara itu, kelompok suporter Persis lainnya, Surakartans, menilai keputusan Vijaya menjadi hak dan tanggung jawabnya. Suporter tak memiliki kepentingan selain melihat tim yang mereka dukung bermain bagus, dan alangkah lebih baik menunjukkan prestasi.

Gara-Gara Video Call Sex, Wanita Bersuami Diperas

“Bagi kami pernyataan Vijaya bukan hal yang mengagetkan. Beliau datang tidak permisi dan pergi, masa mau pamit. Jadi sebenarnya tidak ada pengaruh langsung. Kami juga tidak menuntut apa-apa dan tidak punya kepentingan apa-apa,” terang perwakilan Surakartans, Adith, kepada Solopos.com, Kamis.

Jarang Disorot, Ini Fakta Menarik Istri Didi Kempot

Ia menilai entah berada di PSSI atau pun di Persis Solo, jika Vijaya memiliki niat baik, dengan proses yang benar, ia yakin suporter akan memberikan dukungan.

Dengan kata lain, Surakartans mempersilakan setiap langkah Vijaya karena hal itu bukan ranah suporter.

Panduan Step by Step Beli Tiket Sheila On 7 di DSCX De Tjolomadoe Karanganyar

“Kami masih memiliki pikiran positif, mungkin Vijaya hanya melepas jabatan struktural di Persis, tetapi tidak melepas saham. Kami tegaskan, Surakartans ini tidak ada kepentingan apa-apa di Persis dan tidak ada tuntutan apapun kepada Persis Solo. Tugas kami cuma mendukung Persis Solo,” papar dia.


Editor : Profile Ahmad Baihaqi
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terpopuler

Iklan Baris

berita terkini


Cek Berita Lainnya