Bos Baru PLN Enggan Komentari Akuisisi Perusahaan Kendaraan Listrik

Direktur Utama PT PLN (Persero) Dharmawan Prasodjo enggan mengomentari terkait dengan akuisisi perusahaan produsen kendaraan listrik asal Jerman.
Bos Baru PLN Enggan Komentari Akuisisi Perusahaan Kendaraan Listrik
SOLOPOS.COM - Ilustrasi stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). (Istimewa/PLN)

Solopos.com, JAKARTA — Direktur Utama PT PLN (Persero) Dharmawan Prasodjo enggan mengomentari terkait dengan akuisisi perusahaan produsen kendaraan listrik asal Jerman.

PromosiMandau Terbang dan Jejak Peradaban Logam di Kalimantan

Dharmawan mengaku pihaknya tidak mendapatkan informasi soal rencana Indonesia Battery Corporation untuk akuisisi tersebut.

“Kami tidak pernah mendengar informasi tersebut,” katanya dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Senin (6/12/2021) seperti dilansir Bisnis.com.

Baca Juga: 70 Persen Anak Muda Berminat Kembangkan Usaha Berbasis Kreativitas

Dharmawan mengatakan, PLN akan fokus pada kompetensinya sebagai penyedia energi listrik. Namun, untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik, pihaknya bersedia untuk menfasilitasi.

Dia menuturkan, PLN tidak menutup diri untuk melakukan kolaborasi agar ekosistem tersebut dapat berkembang mulai dari hulu hingga ke hilirnya nanti.

“Kami sendiri power and utility, kami perusahaan listrik. Jadi kami fokus ke kompetensi kami. Kami memfasilitasi agar seluruh value chain dari mobil listrik ini bisa berkembang secara sehat di Indonesia. Kami Kolaborasi dengan siapapun,” jelasnya.

Baca Juga: BRI dan OVO Kolaborasi Bikin Kartu Kredit, Ini Benefit bagi Pengguna

Sebelumnya, Indonesia Battery Corporation (IBC) sedang dalam proses akuisisi produsen otomotif Jerman dengan tujuan membangun industri kendaraan listrik di dalam negeri.

Dany Ichdan, Direktur Hubungan Kelembagaan Mining and Industry Indonesia (MIND ID) mengatakan proses akuisisi tersebut sudah dalam proses finalisasi. MIND ID diketahui merupakan anggota holding IBC bersama dengan PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero), dan PT Aneka Tmbang (Antam) Tbk.

“Sekarang sudah tahap finalisasi, akan chip in jadi majority shareholder di perusahaan di Jerman, yang share market-nya sudah besar di Eropa dan akan masuk ke pasar Amerika,” kata Dany.


Berita Terkait
    Berita Lainnya
    Promo & Events
    Honda Motor Jateng
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago