BNI Percepat Penyaluran Bansos PKH Dan Sembako Ke KPM

Bank Negara Indonesia (BNI) melakukan upaya percepatan penyaluran bansos kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
BNI Percepat Penyaluran Bansos PKH Dan Sembako Ke KPM

Solopos.com, JOGJA – Bank Negara Indonesia (BNI) melakukan upaya percepatan penyaluran bantuan sosial (Bansos) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia termasuk Jawa Tengah dan DIY lebih awal.

Hal ini sebagai upaya mendukung program pemerintah terkait upaya percepatan penyaluran Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako/BPNT dimasa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

“Upaya percepatan penyaluran Bansos yang kami lakukan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden sebelumnya . Juga hasil rapat koordinasi tingkat menteri yang dipimpin Menko Maritim & Investasi pada 22 Juli 2021,” ujar Pemimpin BNI Kantor Wilayah 17, Moch Hisyam seusai memimpin meeting virtual dengan seluruh Pemimpin Kantor Cabang BNI.

Baca juga: Catat Lur! Ini Golongan yang Dapat Bansos Beras di Wonogiri Selama PPKM Level 4

Ditambahkan oleh Hisyam, BNI Wilayah17 dengan seluruh jajarannya baik ditingkat Cabang Utama maupun Cabang Pembantu sudah siap bahu membahu. Untuk mempercepat pencairan Bansos PKH, Program Sembako maupun Program Pemerintah lainnya.

Dari Kementerian Sosial, saat ini BNI Wilayah 17 diberikan tugas untuk menyalurkan Program Sembako kepada 800.000 KPM total sebesar Rp480 miliar. Bansos PKH kepada 600.000 KPM total sebesar Rp420 miliar.

“Saat ini semua dana tersebut telah langsung disalurkan kepada rekening & Wallet KPM sesuai peruntukannya” tambah Hisyam.

Baca juga: Airlangga Ungkap Strategi Perekonomian Tetap Tumbuh Saat PPKM

BNI Siap Salurkan Bansos

BNI berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, Dinas Sosial, Satgas Covid, Aparat Keamanan dan Pendamping Bansos. Terutama dalam memberikan informasi kepada KPM untuk segera mencairkan seluruh Bansos yang telah diterima. Yaitu Program sembako/BPNT dalam tiga tahap sekaligus, tahap VII, VIII dan IX dan Bansos PKH satu tahap.

Upaya lainnya adalah mengingatkan e-Warong/BNI Agen46 penyalur Bansos untuk memastikan stok sembako telah tersedia dengan harga wajar. Kemudian memastikan kesiapan mesin EDC pada e-warong/Agen46. Juga memastikan ATM BNI di seluruh Indonesia bisa beroperasi 24 Jam dengan stok uang yang selalu terjaga. Serta mengingatkan untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan (3M) saat KPM bertransaksi di e-Warong/BNI Agen46 maupun di ATM.

“Kami telah menyiapkan lebih dari 2.000 Agen46 penyalur Bansos. Lebih dari 1.000 mesin ATM sebagai tempat transaksi Bansos oleh KPM. Kepada seluruh KPM Penerima Bansos diimbau segera mencairkan semua Bansos yang sudah masuk rekening atau wallet masing masing. Yaitu Program Sembako yang sudah masuk dalam tiga tahap. Juga Bansos PKH yang sudah masuk satu tahap. Baik di e-warong/BNI Agen46 maupun ATM BNI yang tersebar di seluruh Wilayah 17 [Jawa Tengah bagian Selatan & DIY],” kata Hisyam.

Baca juga: Kontraksi Berbagai Sektor, Penerimaan Pajak Jateng II Capai Rp4,89 Triliun

Tentang penyaluran Bansos tahap 1 dan 2 tahun 2021. BNI Wilayah 17 telah menyalurkan dana Bansos PKH senilai Rp700 miliar kepada 600.000 KPM dengan angka penyerapan 98,89%. Program Sembako tahap 1 sd 6 tahun 2021 senilai Rp900 miliar kepada 753.000 KPM. Dengan angka penyerapan 97,35% dengan sebaran KPM di 22 Kota Kabupaten. Selain itu dalam fungsinya sebagai Agent of Development bersama dengan bank Himbara, BNI sejak awal siap mensukseskan penyaluran Bansos Kemensos di masa PPKM Darurat.

Apa yang dilakukan tersebut, merupakan bentuk sumbangsih dan kepedulian BBI di masa PPKM di mana masyarakat diminta untuk tinggal di rumah. Untuk itu percepatan penyaluran Bansos menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam strategi pemerintah menanggulangi pandemi Covid-19.

 

 


Promo & Events
Berita Terkait
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago