Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Bikin Kaget! Biasanya Tagihan Listrik Habis Rp38 Juta Kini Malah Turun

SMKN 2 Solo biasanya menghabiskan Rp38 juta untuk membayar tagihan listrik tapi kini turun. Apa penyebabnya?
SHARE

Solopos.com, SOLO — Tim Ekspedisi Energi 2022 sempat menyambangi SMKN 2 Solo beberapa waktu lalu. Tim Barat mengunjungi sekolah ini karena penggunaan energi baru terbarukan di lembaga pendidikan itu.

Di sini, tim memotret pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap dari SUN Energy yang diresmikan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim pada September 2021.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

“Penggunaan secara efektif baru-baru ini setelah ada pelonggaran aturan PPKM. Biaya listrik Rp38 juta April 2022, Rp32 juta Mei 2022, dan Rp32 juta Juni 2022,” kata Waka Humas SMKN 2 Solo, Suratna, saat ditemui Tim Ekspedisi Energi 2022.

Selengkapnya simak video dari Tim Ekspedisi Energi 2022 yang juga sempat menyambangi Desa Urutsewu, Ampel, Boyolali yang memanfaatkan kotoran sapi menjadi biogas, dan digunakan untuk memasak sehari-hari dan untuk produksi tempe godong.

Ekspedisi Energi 2022 ini didukung oleh PT Adaro Energy Indonesia Tbk, SUN Energy, PT SHA Solo, Pertamina Patra Niaga, PT Geo Dipa Energi, Hyundai, PT Pertamina EP Asset 4 Poleng Field, PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO), Pembangkit Jawa Bali (PJB), SKK Migas Jabanusa dan Dinas ESDM Jawa Tengah.

 

Ekspedisi Energi 2022



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita
Part of Solopos.com
Punya akun? Silahkan login
Daftar sekarang...
Support - FaQ
Privacy Policy
Tentang Kami
Kontak Kami
Night Mode